MUNGKID - Antrean kendaraan mengular terjadi di destinasi wisata alam Gunung Telomoyo, Jumat (4/4). Itu karena animo wisatawan yang membludak untuk menikmati keindahan alam dan sunrise di puncak gunung. Namun, antrean kendaraan itu berhasil diurai setelah beberapa menit dan wisatawan bisa mencapai puncak.
Dari video yang beredar di media sosial, pada Jumat (4/4) sekitar pukul 07.04, jalan menuju puncak Gunung Telomoyo terlihat macet saat kabut. Antrean kendaraan mengular, baik yang hendak naik maupun turun dari puncak. Tidak hanya sepeda motor saja, tetapi juga mobil jip turut memenuhi jalan.
Pengelola Wisata Gunung Telomoyo Via Dalangan Edi Sutrisno tidak menampik, di puncak gunung sempat terjadi antrean kendaraan dan menyebabkan kemacetan. Kondisi tersebut sebetulnya lazim terjadi saat hari libur, terutama di pagi hari. Sebab mereka hendak memburu sunrise di puncak Gunung Telomoyo.
Dia menyebut, biasanya antrean kendaraan itu terjadi mulai pukul 04.00 hingga pukul 05.30. Mulai dari kilometer (km) 0 hingga 500 meter dari puncak. "Mereka biasanya mencari sunrise. Tapi, untuk hari ini (Jumat, Red) karena masih dalam momentum libur Lebaran, jadi crowded jalannya," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (4/4).
Edi mengatakan, kemacetan jalan tersebut tidak berlangsung lama. Ketika sudah banyak kendaraan yang turun dari puncak, praktis volume kendaraan berangsur menurun. Para pengelola juga telah disiagakan untuk mengurai kemacetan di puncak. Terutama di simpang jalan dari via Dalangan, Kabupaten Magelang maupun via Sepakung, Kabupaten Semarang.
Sebab, kata dia, jumlah kunjungan di Gunung Telomoyo via Dalangan selama momentum Lebaran ini meningkat dibanding hari biasa. Bahkan, peningkatannya sampai dua kali lipat. Pada Senin (31/3), jumlah kunjungannya di angka 500 wisatawan. Kemudian, pada Selasa (1/4) jumlahnya 1.900 wisatawan.
Selanjutnya, pada Rabu (2/4) ada 3.700 wisatawan dan Kamis (3/4) kunjungannya membludak hingga 5.100 wisatawan. "Pengunjung terbanyak sementara pada Kamis kemarin, ada di angka 5.100 wisatawan. Sedangkan hari ini, sampai pukul 14.00, ada sekitar 4.700-an (wisatawan)," sebutnya.
Dia memprediksi, puncak kunjungan terjadi pada Minggu (6/4) yang bisa tembus lebih dari 5.000 wisatawan. Para wisatawan itu, lanjut Edi, rerata berasal dari luar kota. Seperti Jogja, Bogor, Jakarta, dan lain-lain. Bagi wisatawan yang mengendarai mobil, bisa menyewa mobil jip untuk sampai ke puncak gunung.
Bahkan, lanjut Edi, peminat mobil jip cukup membludak. Pada Kamis (3/4), wisatawan yang naik ke puncak gunung menggunakan mobil jip ada 217 trip. Sedangkan pada Jumat (4/4) pukul 14.00, sudah ada 170-an trip hingga ke puncak Gunung Telomoyo via Dalangan.
Sementara pengguna sepeda motor bisa naik ke puncak. Di puncak gunung, wisatawan bisa menikmati panorama alam yang memukau. Termasuk gagahnya Gunung Merbabu, Merapi, Sindoro, Sumbing, hingga Rawa Pening. "Asal tidak hujan, masih banyak (wisatawan) yang naik (ke puncak gunung)," paparnya. (aya)
Editor : Heru Pratomo