BANTUL - Padukuhan Banyusumurup terletak di Kalurahan Girirejo, Kapanewo Imogiri, Bantul. Dusun tersebut lokasinya dikelilingi antara lembah-lembah perbukitan Mangunan. Posisinya tepat berada di bawahnya sehingga memiliki pemandangan pohon-pohon rindang nan hijau.
Dukuh Banyusumurup Wawan Suwanto mengatakan, wilayahnya memang dikenal sebagai produsen keris khas Bantul. Itu menjadi potensi utama selain bentang alamnya yang berada di cekungan pegunungan sehingga memiliki pemandangan yang indah. "Banyusumurup terkenal karena kerisnya sudah diakui nasional," katanya, Jumat (7/2).
Menurutnya, belum lama ini padukuhan yang dipimpinnya mengadakan event keris tingkat nasional. Perekonomian masyarakatnya menggeluti kerajinan keris. Perannya ada yang membuat bilah keris, ada yang membuang sarungnya, ada yang bagian finishing, dan tatah perkerisan. "Seluruh tahapan pembuatan keris di sini ada semua," sambungnya.
Dikenalnya Banyusumurup sebagai desa keris sudah sejak berpuluh-puluh atau bahkan beratus-ratus tahun silam. Wawan mengungkapkan, para orang yang dituakan di Banyusumurup saja sudah tidak ingat sejak kapan dikenal sebagai desa keris.
Menurutnya, ada sekitar 200 orang perajin keris dan perekonomiannya bergantung padanya. "Pembuatan keris dari nol sampai jadi ada di Banyusumurup," ungkapnya. Bahkan, kini sudah dilakukan upaya regenerasi.
Pasalnya kalangan milenial atau anak-anak muda sudah memiliki tentor pembuatan bilah keris. Setidaknya ada enam titik pembuatan keris di Banyusumurup. Sudah berjalan dan ada hasilnya dari lokasi tersebut berupa keris yang berada di pasaran.
Lurah Girirejo Dwi Yuli Purwanti menambahkan, Banyusumurup memiliki perbedaan dibanding padukuhan lainnya yang ada di Girirejo. Tentunya, dikenalnya sebagai sentra kerajinan keris dan warongko yang sudah masif dan pasarnya luas. "Seni budaya juga menonjol ada sanggar Mannggal Roso di Banyusumurup," tuturnya.
Berbagai seni budaya seperti karawitan, tari-tarian, gejog lesung, mocopat, dan lainnya. Ada sosok yang paling sentral di Banyusumurup dalam bidang kerajinan keris yakni Mpu Jiwo yang memiliki 36 penghargaan baik dari tingkat kabupaten dan nasional. Di rumahnya terdapat seperti museum keris. (rul/pra)