PURWOREJO - Puncak lonjakan penumpang kereta api (KA) pada libur peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad dan Tahun Baru Imlek 2576 atau 24-29 Januari 2025 di wilayah Daerah Operasional (Daop) 5 Purwokerto diprediksi akan terjadi pada Rabu (29/1). Yakni, sebanyak 13 ribu penumpang akan berangkat dari wilayah Daop 5 Purwokerto, termasuk di Stasiun Kutoarjo.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto Feni Novida Saragih mengungkapkan, penumpang KA saat libur panjang akhir pekan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad dan Tahun Baru Imlek 2576 mengalami peningkatan. Dibandingkan, dengan periode yang sama pada minggu sebelumnya.
"Ada peningkatan jumlah keberangkatan dan kedatangan penumpang hampir di seluruh stasiun naik-turun penumpang di wilayah Daop 5 Purwokerto," ungkapnya Selasa (28/1). Bahkan, di awal libur panjang peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad dan Tahun Baru Imlek 2576 pada Jumat (24/1) saja, jumlah Daop 5 kedatangan sebanyak 11 ribu penumpang.
Sedangkan, akumulasi keberangkatan dari stasiun-stasiun wilayah Daop 5 Purwokerto sebanyak 9 ribu penumpang. Kemudian, untuk pantauan penumpang pada Selasa (28/1) yang berangkat dan datang di Daop 5 masing-masing sebanyak 11 ribu penumpang. "Total penumpang selama masa long weekend mulai 24-28 Januari yakni sebanyak 64.621 penumpang yang berangkat dan 70.038 pelanggan yang tiba," tambahnya.
Dikatakan, khusus di Stasiun Kutoarjo pada Selasa (28/1) yang berangkat dan datang masih sebanyak 2.000 penumpang. Puncak kedatangan pada periode libur panjang kali ini terjadi pada Jumat (24/1), sedangkan berdasarkan pantauan data puncak keberangkatan akan terjadi besok (29/1). "Khusus penumpang yang berangkat di Stasiun Kutoarjo pada Rabu (28/1) sekitar 2.500 penumpang," sebutnya.
Feni mengimbau kepada masyarakat untuk merencanakan perjalanan dari jauh-jauh hari. Selain itu, dapat melakukan pemesanan tiket yang sudah dapat dilakukan mulai H-45 keberangkatan baik melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, ataupun channel lainnya yang bekerja sama dengan KAI.
“Jika tiket yang diinginkan sudah habis, bisa memilih tanggal dan rute alternatif dengan memanfaatkan fitur connecting train di aplikasi Access by KAI," terangnya. Itu akan membantu memberikan opsi perjalanan para calon penumpang dengan mengombinasikan jadwal kereta yang bersifat persambungan.
Disampaikan, untuk mengakomodasi tingginya antusiasme masyarakat, pihaknya menambah formasi pada rangkaian KA keberangkatan awal dari wilayah Daop 5 Purwokerto. Antara lin, penambahan formasi KA Sawunggalih (KA 147) relasi keberangkatan awal Stasiun Kutoarjo pada pukul 07.00.
Baca Juga: Riko Simanjutak Merasa Nyaman Berada di PSS Sleman, Ternyata Ini Yang Bikin Betah
"Lalu, KA Sawunggalih (KA 149) relasi keberangkatan awal Stasiun Kutoarjo pada pukul 18.50 melalui Purwokerto tujuan Pasar Senen dengan menambah satu kereta kelas ekonomi premium kapasitas 80 tempat duduk pada periode keberangkatan 23 Januari 2025 dan 28 s.d 30 Januari 2025," jelas dia.
Dia berharap, masyarakat dapat manfaatkan penambahan formasi KA tersebut. Sebab, ketersediaan tempat duduk untuk beberapa kereta keberangkatan awal dari wilayah Daop 5 Purwokerto untuk keberangkatan 29 Januari 2025 telah mencapai di atas 100 persen. "Seperti KA Logawa relasi dari Cilacap-Surabaya Gubeng-Jember mencapai 124 persen dan KA Serayu relasi dari Purwokerto-Kiaracondong-Pasarsenen telah mencapai 120 persen,” tandasnya. (han)