BANTUL – Ingin mendapatkan pengalaman berbeda menikmati alam? Cobalah ke Mangunan, Dlingo, Bantul. Di sini terdapat satu destinasi wisata yang berbeda dari umumnya. Mengelaborasi antara keindahan alam dan kearifan lokal masyarakat perdesaan menjadi paket wisata. Itulah destinasi Kaki Langit yang sudah sekitar delapan tahun terakhir ini eksis.
Kehadirannya membawa warna pariwisata di kawasan Dlingo yang terkenal dengan dataran tingginya. Topografinya yang berbukit memiliki panorama terasering persawahan membuat Kaki Langit memiliki pemandangan alam berbeda."Kaki Langit kolaborasi antara daya tarik wisata alam pedesaan dan kearifan lokal masyarakat yang dikemas dengan paket wisata," ujar pengelola Kaki Langit Purwoharsono, Jumat (24/1/2025).
Paket wisata yang ditawarkan mulai dari ratusan ribu hingga ada yang jutaan rupiah. Besaran biaya yang dikeluarkan dipengaruhi lama tinggal di Kaki Langit. Fasilitas outbond, camping, studi banding, membatik, dan berbagai rutinitas masyarakat desa menjadi keunggulan paket wisata yang dimiliki. "Ada paket yang hanya semalam, dua hari dua malam tergantung keinginan wisatawan," sambungnya.
Pria yang biasa disapa Pakdhe Ipung ini mengungkapkan, tidak ada batasan minimal orang bagi pelancong yang ingin menikmati paket wisatanya. Menurutnya, destinasi wisata ini dinamai Kaki Langit dipilih sebagai sebuah doa.
Kaki sebagai anugerah Tuhan untuk manusia digunakan melangkah menuju kesejahteraan. Sedangkan langit lambang Tuhan karena luasanya dan tingginya belum ada yang memecahkan misterinya. "Kaki Langit itu upaya keras dari kemelaratan menuju kesejahteraan tetapi tidak meninggalkan eksistensi Tuhan," ungkapnya.
Kaki Langit dikelola seluruhnya oleh warga Padukuhan Mangunan. Tersedia homestay, kuliner, pembuatan cinderamata, nilai budaya-tradisi, jip dan trail wisata, dan edukasi tradisional menjadi berbagai paket yang seluruh manfaatnya diterima warga padukuhan setempat. Total keseluruhan luas Padukuhan Mangunan 180 hektare yang 54 hektare di antaranya hutan rakyat. Sedangkan sisanya lahan permukiman dan pertanian. "Variasi wisatanya banyak, kearifan lokal ada belajar membuat makanan tradisional," ucap Ipung.
Paket wisata berkebun atau bertani pun ada di Kaki Langit. Mayoritas wisatawan ke Kaki Langit paling banyak saat momen liburan sekolah ataupun long weekend. Lurah Mangunan Aris Purwanto menambahkan, Kaki Langit menjadi role model pengembangan wisata di kalurahannya. Menurutnya, perkembangan Kaki Langit begitu pesat utamanya dalam pemberdayaan masyarakatnya. "Ekonomi masyarakat sangat terbantu," lontarnya. (rul/din)
Editor : Sevtia Eka Novarita