GUNUNGKIDUL – Hujan deras yang mengguyur wilayah Gunungkidul sejak semalam menyebabkan debit air sungai di sejumlah gua wisata naik signifikan. Akibatnya, beberapa destinasi wisata cave tubing, seperti di Gua Pindul dan Gua Kali Suci, terpaksa ditutup sementara untuk menjaga keselamatan wisatawan, Minggu (5/1).
Pengelola Wisata Gua Pindul Arif Sulistyo mengatakan, debit air meningkat drastis akibat hujan deras dengan intensitas tinggi. Penutupan destinasi wisata tersebut dimulai pada pukul 10.00 karena ketinggian air yang hampir menutupi mulut gua. "Debit air sangat tinggi, hampir mencapai pintu masuk gua. Kami tidak menerima wisatawan hingga kondisi dinyatakan aman,"ujar Arif saat dikonfirmasi.
Kondisi ini jarang terjadi kecuali hujan berlangsung selama tiga hingga empat hari berturut-turut. Namun, hujan deras semalam sudah cukup untuk memicu kenaikan debit air yang signifikan. Ketinggian air mencapai hampir lima meter, mendekati pintu masuk gua, sehingga kegiatan wisata tidak memungkinkan dilakukan. "Biasanya kalau hujan berhenti, debit air akan normal kembali keesokan harinya. Namun, kami selalu memprioritaskan keselamatan wisatawan," ucapnya.
Arif juga mengungkapkan, pihaknya membatalkan seluruh kunjungan wisatawan akibat kondisi tersebut. Sebagai bentuk tanggung jawab, pihaknya memberikan kompensasi kepada wisatawan berupa penggantian jadwal kunjungan atau menerima pengembalian uang muka. Dia juga memastikan aliran sungai dari Gua Pindul langsung mengarah ke sawah dan sungai utama, sehingga tidak ada risiko luapan air ke pemukiman warga sekitar.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gus Kali Suci Winarto mengatakan, kondisi serupa juga terjadi di kawasan Gua Kali Suci. Debit air di lokasi tersebut dilaporkan naik hampir empat meter akibat hujan deras yang masih berlangsung. "Debir air mengalami kenaikan di mulut gua, kegiatan cave tubing untuk sementara tidak dimungkinkan selama kondisi normal kembali," ujar Winarto.
Pihaknya memperkirakan, jika hujan berhenti, debit air kemungkinan akan turun kembali dalam waktu tiga sampai empat jam, tetapi untuk keamanan, pembukaan destinasi wisata baru akan dilakukan esok hari. "Debit air yang naik ini sudah sering terjadi jika hujan deras dalam waktu lama, kami tutup demi keamanan dan keselamatan pengunjung," jelasnya. (ndi/pra)
Editor : Heru Pratomo