Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Menjelajahi Candi Muaro Jambi: Kompleks Percandian Buddha Terluas di Asia Tenggara, Warisan Sejarah yang Memukau

Tastabila Maika Warditya • Sabtu, 28 Desember 2024 | 21:51 WIB
Berwisata ke komplek candi terbesar di Indonesia.
Berwisata ke komplek candi terbesar di Indonesia.

RADAR JOGJA - Candi Muaro Jambi adalah salah satu situs sejarah terbesar dan paling menakjubkan di Asia Tenggara.

Dengan luas mencapai 3.981 hektar, kompleks candi ini tak hanya menjadi destinasi wisata sejarah, tetapi juga saksi bisu kejayaan Kerajaan Sriwijaya sebagai pusat peradaban Buddha di masa lalu.

Menariknya, Candi Muaro Jambi telah masuk dalam daftar nominasi Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 2009.

Terletak di Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, kompleks Candi Muaro Jambi tersebar di delapan desa, yaitu Desa Muara Jambi, Danau Lamo, Dusun Baru, Kemingking Luar, Kemingking Dalam, Dusun Mudo, Teluk Jambu, dan Tebat Patah.

Luasnya yang mencapai delapan kali lipat Candi Borobudur membuatnya memegang gelar sebagai kompleks percandian Buddha terluas di Asia Tenggara.

Situs ini juga dianggap sebagai salah satu pusat pendidikan agama Buddha tertua di dunia, hal ini memberikan gambaran tentang peran penting Jambi dalam penyebaran budaya dan agama Buddha pada masa lampau.

Baca Juga: Prediksi Lazio vs Atalanta Serie A Minggu 29 Desember Kick Off 02.45, H2H dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya?

Candi Muaro Jambi diyakini dibangun pada masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya sekitar abad ke-7 hingga ke-12 Masehi, meski beberapa sumber menyebut pembangunannya dimulai sejak abad ke-4.

Dibangun menggunakan bata merah, kompleks ini menjadi tempat peribadatan dan pembelajaran agama Buddha yang diperkuat oleh corak arsitekturnya serta penemuan tulisan aksara Jawa Kuno di lokasi ini.

Situs ini memiliki total 110 candi, meski sebagian besar masih berupa gundukan tanah yang disebut menapo.

Baca Juga: Prediksi Cagliari vs Inter Serie A Minggu 29 Desember Kick Off 00.00, H2H dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya?

Namun, beberapa candi telah berhasil dipugar, di antaranya Candi Kedaton, Candi Tinggi I dan II, Candi Kembar Batu, hingga Candi Koto Mahligai.

Keindahan dan keunikan arsitekturnya menjadikan tempat ini sangat memikat bagi para wisatawan dan peneliti sejarah.

Candi Muaro Jambi buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 18.00 WIB dan harga tiket masuknya pun sangat terjangkau:

- Wisatawan Dewasa: Rp9.000 per orang
- Wisatawan Anak-anak: Rp6.000 per orang

Baca Juga: Menikmati Pesona Pawon Purba Gunungkidul: Surga Kuliner Tradisional di Kaki Gunung Api Nglanggeran dan Wisata Keluarga yang Syahdu

Untuk menjelajahi kompleks yang luas ini, pengunjung juga bisa menyewa berbagai alat transportasi:

- Becak Motor: Rp10.000 – Rp20.000
- Sepeda: Rp20.000
- Motor Listrik: Rp50.000

Harga tersebut belum termasuk biaya parkir kendaraan, biaya tersebit juga bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pengelola.

Berjalan di kompleks Candi Muaro Jambi tidak hanya menyusuri jejak sejarah, tetapi juga memberikan pengalaman wisata alam yang memukau.

Dengan hamparan hijau, suasana tenang, dan keindahan arsitektur candi, tempat ini menjadi destinasi yang wajib dikunjungi.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#situs sejarah #Candi Muaro Jambi #destinasi wisata #wisata sejarah #wisata candi