JOGJA - Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Jogja optimistis kunjungan wisatawan pada masa libur natal dan tahun baru (nataru) 2024 bisa mencapai angka maksimal.
Termasuk, nantinya juga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat dari uang yang dibelanjakan wisatawan.
Sekretaris Dispar Kota Jogja Muhammad Zandaru Budi mengatakan, potensi pengeluaran rata-rata wisatawan selama Januari hingga November mencapai Rp 2.213.453.
Nilai tersebut tentu cukup menggembirakan karena nominalnya yang cukup besar.
Namun untuk masa libur nataru ini, dia berharap pengeluaran wisatawan bisa semakin besar.
Bahkan Zandaru menarget bisa melampaui rata-rata tahun lalu yang nominalnya mencapai Rp 2.409.604 per wisatawan.
Sementara untuk tingkat kunjungan, Dispar Kota Jogja mencatat dari tanggal 22 Desember 2023 hingga 1 Januari 2024 mencapai 230.268 wisatawan.
Sama dengan belanja wisatawan, target kunjungan juga diharapkan dapat melampaui tahun lalu.
“Untuk tahun 2024 kami proyeksikan di atas 2023, terutama jumlah kunjungan dan belanjanya,” ujar Zandaru saat dikonfirmasi, Senin (23/12/2024).
Dia mengaku, bahwa pihaknya optimistis perputaran uang pada masa libur nataru ini juga bisa lebih maksimal.
Apalagi dengan prediksi dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang menyebut Kota Jogja bakal ada pergerakan wisatawan sebanyak 9,4 juta orang.
Baca Juga: 8 Fakta Menarik Keunikan Tradisi Natal di Berbagai Negara: Simak Penjelasannya
Meskipun demikian, kata dia, penghitungan belanja wisatawan tentu tidak serta merta langsung bisa linier dengan prediksi dari Kemenhub.
Sebab, dari total 9,4 juta wisatawan tentu tidak semuanya akan berbelanja di Kota Jogja.
“Namun kami tetap berharap, perputaran uang selama nataru ini bisa maksimal,” tegas Zandaru.
Lebih lanjut, Zandaru pun optimistis, hingga akhir tahun 2024 mendatang kunjungan wisatawan ke Kota Jogja juga bisa mencapai target 10 juta orang.
Apalagi dengan catatan dari bulan Januari hingga November yang sudah menyentuh angka 9,5 juta wisatawan.
Dia membeberkan, hingga akhir bulan November 2024 jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Jogja telah mencapai 9.586.021 orang.
Kunjungan didominasi wisatawan nusantara dengan jumlah 9.255.530 wisatawan, serta 330.491 wisatawan mancanegara.
“Sementara untuk lama tinggal wisatawan atau Length of Stay (LOS) berada di angka 1,77 hari hingga November. Harapannya meningkat menjadi 1,8 hari pada Desember 2024,” katanya.
Terpisah, Anggota Komisi B DPRD Kota Jogja Oleg Yohan meminta, agar pemerintah bisa bersiap menghadapi kunjungan wisatawan.
Dia pun ingin, momentum libur nataru ini bisa menjadi acuan untuk meningkatkan pelayanan bagi wisatawan pada tahun 2025 mendatang.
Oleg pun mendorong, agar Dispar Kota Jogja bisa memaksimalkan LOS yang masih belum mampu menyentuh dua hari.
Menurutnya, harus ada inovasi dan kreativitas dari pemerintah kota (pemkot) agar lebih betah berada di Kota Jogja.
“Jogja selama ini menjadi bagian dari tujuan wisata di Indonesia, hendaknya dapat jadi trigger untuk tahun 2025 jadi lebih baik,” pesan Oleg. (inu)
Editor : Iwa Ikhwanudin