RADAR JOGJA - Yogyakarta, kota yang kaya sejarah dan memiliki budaya kental, kerap menghadirkan berbagai museum atau pameran untuk mengenalkan kearifannya.
Seiring perkembangan teknologi, saat ini Yogyakarta menawarkan pengalaman baru bagi pecinta sejarah dan pengunjung lokal melalui Diorama Arsip Jogja.
Pameran ini menyajikan arsip-arsip terkait sejarah panjang Yogyakarta dengan bentuk visual yang menarik dan interaktif, sehingga dapat menghidupkan kembali momen-momen sejarah di kota istimewa ini.
Diorama Arsip Jogja berlokasi di Gedung Depo Arsip DPAD DIY dan dikelola oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah.
Pameran ini menampilkan arsip-arsip terkait sejarah Yogyakarta dari era Panembahan Senopati hingga terkini.
Dilansir dari laman dioramaarsip, terdapat beragam arsip yang ditampilkan, diantaranya arsip tekstual, arsip foto, arsip audiovisual, dan sejarah lisan yang ditata dan ditafsir secara unik dan kreatif untuk memberikan sajian yang informatif, edukatif, sekaligus menghibur.
Baca Juga: Progres Pembangunan ITF Bawuran Mencapai 70 Persen, Aneka Dharma Yakin Bisa Rampung Tahun Ini
Tidak hanya sebagai penyimpanan arsip, Diorama Arsip Jogja juga menjadi media penceritaan visual melalui intalasi diorama yang menampilkan budaya dan sejarah kota Yogyakarta.
Diorama Arsip Jogja mampu menggambarkan momen-momen sejarah secara mendetail dan teliti sehingga pengunjung seperti dibawa kembali ke masa tersebut.
Terdapat beberapa tempat menarik yang menyajikan sejarah dengan visual unik. Lokomotif Perubahan, salah satu tempat menarik dengan visual repika rel kerera api dan Prahara Mataram Intervensi VOC, menyajikan visual replika arsitektur zaman Mataram.
Dengan memanfaatkan teknologi modern, diorama ini mampu memberikan pengalaman yang interaktif.
Diorama Arsip Jogja dapat dikunjungi pada hari Selasai-Minggu pada pukul 09.00-14.30 WIB dan tutup pada hari Senin.
Bagi anda yang ingin memperdalam pengetahuan sejarah Jogja dengan sajian visual memukau, Diorama Arsip Jogja menjadi pilihan yang tepat untuk dijadikan pilihan destinasi.
Anda akan mendapatkan pengalaman baru dalam mempelajari sejarah dengan cara yang lebih dinamis dan menyenangkan.
Diorama ini akan mengantarkan pengunjung untuk menjelajahi jejak-jejak sejarah di Kota Yogyakarta. (Zunairoh Mu'minatun Billah)
Editor : Meitika Candra Lantiva