RADAR JOGJA - Yogyakarta, kota budaya yang kaya akan tradisi, selalu memiliki daya tarik bagi wisatawan.
Salah satu ikon wisata yang wajib dikunjungi adalah Malioboro, kawasan yang selalu ramai dengan aktivitas perdagangan dan budaya.
Terletak di jantung kota Jogja, Malioboro menawarkan pesona berbeda saat malam hari.
Suasana yang lebih tenang dan lampu-lampu yang indah menghadirkan atmosfer romantis dan penuh misteri.
Bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman unik dan berkesan di Malioboro, menjelajahi kawasan ini dengan andong di sore hingga malam hari adalah pilihan yang tepat.
Andong, kereta kuda tradisional khas Yogyakarta, akan membawa pengunjung menyusuri jalan Malioboro dengan santai, menikmati suasana malam yang tenang dan indah.
Naik andong pada malam hari di Malioboro bukan hanya tentang transportasi, tetapi juga tentang merasakan sensasi budaya dan tradisi yang kental.
Anda akan duduk di atas kereta kuda yang ditarik oleh seekor kuda yang gagah, merasakan angin sepoi-sepoi malam membelai wajah, dan mendengarkan suara langkah kaki kuda yang berirama di atas aspal.
Pemandangan Malioboro di malam hari pun tak kalah indah. Lampu-lampu jalan yang berkelap-kelip, deretan toko yang masih buka, dan keramaian pedagang yang menjajakan berbagai macam souvenir akan memanjakan mata Anda.
Pengalaman naik andong di Malioboro di malam hari tidak hanya menawarkan sensasi wisata yang unik, tetapi juga membawa pengunjung dalam perjalanan menelusuri sejarah dan budaya Yogyakarta.
Andong telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Yogyakarta sejak zaman dahulu.
Dengan menaiki andong, pengunjung seolah-olah diajak kembali ke masa lampau, merasakan atmosfer Yogyakarta tempo dulu.
Selama perjalanan, pengunjung dapat berinteraksi dengan kusir andong yang ramah dan berpengetahuan luas tentang Yogyakarta.
Kusir andong biasanya dengan senang hati menceritakan kisah-kisah menarik tentang Malioboro, sejarah Yogyakarta, dan budaya lokal.
Waktu terbaik untuk naik andong adalah pada malam hari, mulai dari pukul 6 sore hingga 10 malam, ketika suasana Malioboro lebih tenang dan romantis. (Salsabila Aulia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita