RADAR JOGJA - Candi Borobudur merupakan salah satu monumen Budha terbesar di dunia yang telah lama dianggap sebagai kebanggaan Indonesia. Berkat keindahan arsitekturnya dan sejarah panjangnya, banyak yang menyangka Candi Borobudur merupakan salah satu dari 7 Keajaiban Dunia. Namun, kenyataannya, Borobudur tidak pernah masuk dalam daftar resmi 7 Keajaiban Dunia Kuno maupun versi modern. Mengapa bisa demikian, dan apa saja sebenarnya yang dinobatkan sebagai 7 Keajaiban Dunia? Mari kita telaah lebih lanjut mengenai hal ini.
Sejarah Candi Borobudur
Candi Borobudur dibangun pada abad ke-8 dan ke-9 oleh Dinasti Syailendra yang menguasai wilayah Jawa Tengah. Dengan struktur yang terdiri dari 2.672 panel relief dan 504 arca Buddha, Borobudur mencerminkan kejayaan peradaban Indonesia pada masa lalu. Candi ini didesain sebagai stupa raksasa yang menyerupai piramida, dan setiap tingkatnya melambangkan tingkatan spiritual dalam ajaran Buddha.
Meski merupakan situs arkeologis yang luar biasa, Candi Borobudur tidak pernah dinobatkan sebagai salah satu dari 7 Keajaiban Dunia. Hal ini seringkali menjadi sumber kebingungan bagi banyak orang, terutama karena Candi Borobudur jelas memiliki nilai sejarah dan arsitektur yang sangat tinggi.
Baca Juga: Eksotisme Burung Resplendent Quetzal, Spesies Endemik dari Wilayah Amerika Tengah
Mengapa Candi Borobudur Tidak Masuk dalam Daftar 7 Keajaiban Dunia?
Dikutip dari situs Britannica, pada tahun 2000 sebuah yayasan asal Swiss yang dikenal sebagai New Seven Wonders meluncurkan sebuah voting untuk menentukan tujuh Keajaiban Dunia yang baru. Alasannya sendiri karena tujuh Keajaiban Dunia sebelumnya hanya tersisa Piramida Giza di Mesir.
Voting ini diketahui melibatkan lebih dari 100 juta orang di seluruh dunia. Pada teknisnya, penentuan tujuh Keajaiban Dunia yang baru ini menggunakan format gugur. Fase pertama diperkirakan ada sekitar 176 nominasi yang bersaing. Setelahnya, diambil 77 daftar situs teratas. Pada daftar 77 besar ini, ada dua nominasi yang berasal dari Indonesia. Yaitu Candi Borobudur dan Teras Sawah Tegalalang Bali. Sayangnya, keduanya harus gagal menembus fase berikutnya yang berisikan 21 nominasi teratas. Setelahnya, pihak penyelenggara mengumumkan tujuh Keajaiban Dunia Baru pada tahun 2007.
Baca Juga: Mendagri Tito Karnavian Jelaskan Sikap Pemerintah, Tegaskan Tidak Ada Revisi UUK DIY
Apa Saja 7 Keajaiban Dunia Kuno?
Berikut adalah daftar 7 Keajaiban Dunia Kuno yang telah disusun oleh penulis Yunani kuno:
1. Piramida Giza (Mesir), menjadi satu-satunya keajaiban dunia kuno yang masih bertahan hingga hari ini. Piramida Giza dibangun sekitar 4.500 tahun yang lalu sebagai makam untuk Firaun Khufu.
2. Taman Gantung Babilonia (Irak), konon dibangun oleh Raja Nebukadnezar II untuk istrinya, taman ini terkenal karena keindahan dan sistem irigasinya yang luar biasa. Sayangnya, keberadaan taman ini masih diperdebatkan karena tidak ada bukti fisik yang tersisa.
3. Patung Zeus di Olympia (Yunani), merupakan patung raksasa yang dibuat oleh pematung Phidias dan dianggap sebagai salah satu karya seni terbesar pada zaman Yunani Kuno. Patung ini sayangnya hancur dan tidak ada jejak yang tersisa.
5. Kuil Artemis di Efesus (Turki). Kuil ini didedikasikan untuk dewi Artemis dan merupakan salah satu struktur terbesar dan terindah pada masanya. Kuil ini dihancurkan oleh penyerang beberapa kali hingga akhirnya hilang dari sejarah.
6. Mausoleum Halikarnassos (Turki), yang dibangun sebagai makam untuk Raja Mausolus. Sebagian besar bangunan telah hancur, namun beberapa bagian masih ada di Museum Inggris.
7. Patung Kolossus Rhodes (Yunani), yaitu patung perunggu raksasa yang berdiri di pelabuhan Rhodes. Patung ini hancur akibat gempa bumi hanya beberapa dekade setelah pembangunannya.
Mercusuar Alexandria (Mesir), salah satu mercusuar tertinggi yang pernah dibangun. Mercusuar Alexandria hancur akibat gempa bumi. Bekas reruntuhannya masih bisa ditemukan di dasar laut.
Baca Juga: Inilah Rekomendasi Vibes Tempat Nyore di Jogja, Nomor Tiga Bikin Tercengang
7 Keajaiban Dunia Modern
Pada tahun 2007, muncul konsep 7 Keajaiban Dunia Baru. Daftar ini merupakan hasil kampanye internasional yang digagas oleh New7Wonders Foundation, sebuah organisasi yang didirikan oleh Bernard Weber. Kampanye ini melibatkan voting global dari masyarakat di seluruh dunia untuk memilih bangunan atau situs bersejarah yang dianggap paling luar biasa. Berikut adalah 7 Keajaiban Dunia Baru yang diumumkan pada 7 Juli 2007:
1. Tembok Besar Tiongkok (Tiongkok), yang merupakan struktur pertahanan terpanjang di dunia.
2. Petra (Yordania), kota kuno yang diukir di bebatuan.
3. Christ the Redeemer (Brasil), merupakan patung Yesus yang megah di Rio de Janeiro.
4. Machu Picchu (Peru), situs peninggalan peradaban Inca di pegunungan Andes.
5. Chichén Itzá (Meksiko) – Kota kuno suku Maya yang berisi piramida Kukulkan.
6. Colosseum (Italia), yaitu arena gladiator Romawi di kota Roma.
7. Taj Mahal (India), Mausoleum megah yang dibangun oleh Shah Jahan untuk istrinya, Mumtaz Mahal.
Baca Juga: Moon Chang-jin Mengaku Tidak Bisa Tidur Usai PSS Kembali Takluk Dalam Pertanding Ketiganya
Pengakuan UNESCO untuk Candi Borobudur
Meskipun tidak masuk dalam daftar 7 Keajaiban Dunia, Candi Borobudur mendapatkan pengakuan internasional melalui UNESCO. Pada tahun 1991, Borobudur dinobatkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Pengakuan ini berdasarkan keunikan arsitektur, seni, serta pentingnya candi ini dalam sejarah agama dan budaya. Sebagai Situs Warisan Dunia, Candi Borobudur tetap menjadi daya tarik utama bagi wisatawan mancanegara dan menjadi simbol kebanggaan bagi Indonesia.
Luma
Dari berbagai sumber Editor : Iwa Ikhwanudin