Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenal Sejarah Pulau Jawa dengan Sentuhan Teknologi Modern di History of Java Museum Jogja: Tak Membuat Bosan, Pengunjung Dibuat Masuk Dalam Cerita

Izzatul Akmal Fikri • Selasa, 30 Juli 2024 | 17:53 WIB

History of Java Museum, Belajar Sejarah melalui Augmented Reality (AR).
History of Java Museum, Belajar Sejarah melalui Augmented Reality (AR).


RADAR JOGA - Jogja adalah destinasi wisata yang lengkap, mulai dari kulinernya yang enak dan murah, wisata instagramable, hingga spot belajar sejarah yang seru.

Salah satu destinasi yang dapat menjadi lokasi wisata belajar sejarah adalah History of Java Museum yang berlokasi di Jalan Parangtritis KM 5.5, Sewon, Bantul Yogyakarta.

Museum ini akan mengajak pengunjung untuk melihat sejarah Pulau Jawa dengan menggunakan teknologi Augmented Reality (AR).

Dengan teknologi tersebut, pengunjung akan merasa menjadi bagian dalam cerita yang disuguhkan dan tentunya tak membuat bosan.

Museum ini, akan menjadi mesin waktu bagi pengunjung untuk melihat bagaimana sejarah Pulau Jawa sejak 2,5 juta tahun sebelum masehi.

Mulai dari masa kejayaan kerajaan-kerajaan hingga kebudayaan yang berkembang di Pulau Jawa saat ini.

History of Java Museum juga memiliki sejumlah koleksi menarik, termasuk peninggalan dari masa prasejarah hingga kerajaan-kerajaan seperti Majapahit, Singosari, Cirebon, dan Mataram Islam.

Salah satu koleksi yang terkenal adalah Boneka Makam yang ditemukan di Sungai Bengawan Solo.

Boneka tersebut merupakan peninggalan bangsa Dongson dari 1500 sebelum Masehi dan terdapat pusaka Pataka Dwija Nareswara, yakni sebuah pusaka berharga milik Kerajaan Majapahit.

Seperti destinasi wisata museum lainnya di Jogja, harga tiket masuk History of Java Museum terbilang terjangkau.

Dilansir dari situs resmi thehistoryofjavamuseum.com. HTM ke museum tersebut sebesar Rp 30.000 untuk wisatawan domestik dan Rp 50.000 untuk wisatawan mancanegara.

HTM ni sudah termasuk dengan tour guide yang akan menjelaskan semua koleksi yang tersedia pada museum ini.

History of Java Museum cocok dikunjungi berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga orang tua, buka setiap hari Selasa-Minggu mulai pukul 09.00-18.00 WIB.

Museum ini tidak hanya mengedukasi tetapi juga menghibur, menjadikannya tempat yang ideal untuk keluarga dan pecinta sejarah.

Jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi museum ini dan merasakan petualangan sejarah yang unik dan mendalam.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#teknologi Augmented Reality #History of Java Museum Jogja #spot belajar sejarah #teknologi ar #Sejarah Pulau Jawa #Cerita #lokasi wisata