Dibangun sejak tahun 1755 setelah ditandatanganinya Perjanjian Giyanti, istana ini memakan waktu cukup lama dalam pembangunannya yaitu sekita 30 tahun.
Disebut juga sebagai Gedung Agung karena berfungsi sebagai tempat meneriman tamu-tamu agung.
Istana Kepresidenan Yogyakarta khususnya Gedung Agung sejak tahun 1991 berfungsi sebagai tempat pelaksanaan Upacara Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam rangka event tahunan dari Jogja Museum Expo 2024, terdapat program tur gratis untuk berkeliling di Istana Kepresidenan Yogyakarta.
Program inipun tentunya sangat sayang untuk Anda lewatkan.
Karena program ini dilaksanakan dalam periode yang tak lama tetapi kapan lagi Anda bisa masuk ke Istana Kepresidenan Yogyakarta dan belajar sejarah dari tour ini.
Program tour ini dumilai dari tanggal 23 Juli – 5 Agustus 2024, tour ini dibuka setiap hari dimana terdapat dua sesi per harinya dengan masing-masing kuota per sesi 30 orang.
Untuk sesi pertama di jam 10.30 dan untuk sesi kedua di jam 13.00. Untuk pendaftaran sendiri hanya dibuka On The Spot yaitu jam 09.00 di Gedung Saraswati, Museum Sonobudoyo.
Istana Kepresidenan Yogyakarta sendiri berada tepatnya di sudut Barat Laut Titik Nol Kilometer Yogyakarta.
Kawasan Istana berada di Kalurahan Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta.
Terdapat ketentuan khusus atau tata tertib untuk Anda yang akan berkunjung yaitu minimum peserta adalah 5 tahun dengan dampingan orang tua.
Pengunjung juga harusberpakaian sopan, rapi, bersepatu dimana dilarang untuk memakai celana jeans dan celana pendek.
Dilarang membawa makanan dan minuman, dilarang parkir di area istana, Hp dan kamera akan diditipkan di ordinator kunjungan, dilarang memotret di area dalam gedung istana dan mengisi kuisioner dan penilaian.
Kesempatan untuk berkunjung ke Istana Kepresidenan Yogyakarta merupakan event yang jarang dilakukan, jadi pada kesempatan ini sangat sayang bagi Anda untuk lewatkan.
Jadi jangan lupa catat tanggal acara dan cara pendatarannya.
Sumber: jogjaprov.co.id dan TikTok @jogjakartaid
(Demartha Salsa Anugrah)
Editor : Bahana.