Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengunjungi Desa Wisata Ketingan, Menyaksikan Ribuan Burung Kuntul di Pepohonan Tengah Kampung

Meitika Candra Lantiva • Senin, 8 Juli 2024 | 19:32 WIB
Burung Kuntul sahabat petani di Desa Wisata Ketingan.
Burung Kuntul sahabat petani di Desa Wisata Ketingan.

RADAR JOGJA - Desa Wisata Ketingan, terletak di Kecamatan Tirtoadi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, menawarkan pengalaman unik bagi para wisatawan dengan atraksi utama ribuan burung kuntul yang menjadikan desa ini sebagai habitat mereka.

Dikenal sebagai "Kampung Burung Kuntul," desa ini tidak hanya menawarkan pemandangan alam yang indah, tetapi juga memberikan kesempatan untuk belajar tentang konservasi burung dan kehidupan pedesaan.

Pada awalnya, warga menganggap burung-burung ini sebagai gangguan.

Mereka khawatir produksi buah melinjo akan menurun karena pohon-pohon digunakan sebagai sarang oleh burung-burung tersebut.

Selain itu, warga juga cemas kesehatan mereka akan terganggu oleh kotoran burung yang berserakan di pekarangan dan jalan-jalan desa.

Beberapa warga bahkan mencoba mengusir burung-burung kuntul ini. Namun, bukannya pergi, burung-burung ini malah berkembang biak dan jumlahnya semakin banyak.

Akhirnya, warga menyadari pentingnya hidup berdampingan dengan burung-burung tersebut.

Kini, tidak ada lagi yang mencoba memburu mereka, dan papan-papan peringatan untuk tidak memburu burung telah dipasang di beberapa sudut desa.

Desa Ketingan menjadi rumah bagi ribuan burung kuntul sejak tahun 1997.

Fenomena ini bermula ketika burung-burung kuntul mulai datang dan menetap di pepohonan desa.

Seiring waktu, jumlah burung yang menetap di Ketingan terus bertambah hingga mencapai ribuan.

Keberadaan burung kuntul yang memenuhi pepohonan desa memberikan pemandangan yang luar biasa, terutama saat matahari terbenam, ketika burung-burung ini kembali ke sarangnya setelah mencari makan sepanjang hari.

Pengunjung yang datang ke Desa Ketingan dapat menikmati berbagai kegiatan yang telah disediakan oleh masyarakat setempat.

Selain menyaksikan burung kuntul, wisatawan juga dapat mengikuti tur desa yang dipandu oleh penduduk lokal.

Tur ini memberikan wawasan tentang kehidupan sehari-hari masyarakat desa, kegiatan pertanian, serta upaya konservasi burung kuntul yang dilakukan oleh warga.

Wisatawan juga bisa berpartisipasi dalam kegiatan menanam padi atau mencoba membuat kerajinan tangan khas desa.

Desa Ketingan juga menyediakan homestay bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman menginap di desa.

Homestay ini dikelola oleh penduduk setempat dan menawarkan akomodasi yang nyaman serta suasana pedesaan yang tenang.

Menginap di homestay memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk lebih dekat dengan kehidupan masyarakat desa dan merasakan keramahan penduduk Ketingan.

Dalam upaya menjaga keberlanjutan lingkungan dan konservasi burung kuntul, masyarakat Desa Ketingan bersama pemerintah setempat aktif melakukan berbagai program konservasi.

Salah satu program utama adalah menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan desa, termasuk pohon-pohon besar yang menjadi habitat burung kuntul.

Selain itu, masyarakat juga secara rutin melakukan edukasi kepada wisatawan tentang pentingnya menjaga kelestarian burung kuntul dan lingkungan sekitarnya.

Berdasarkan data dari beberapa penelitian, populasi burung kuntul di Desa Ketingan mencapai 7000 ekor.

Burung kuntul yang ada di desa ini terdiri dari beberapa jenis, termasuk kuntul besar (Ardea alba), kuntul kecil (Egretta garzetta), dan kuntul kerbau (Bubulcus ibis).

Keanekaragaman jenis burung kuntul ini menambah daya tarik desa sebagai destinasi ekowisata. (Hasna Rafidah)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Ketingan #Burung Kuntul #Sleman #pengalaman #unik #sarang #Tirtoadi #Kampung Burung Kuntul #Mengunjungi #desa #desa wisata #Habitat