RADAR JOGJA - Melancong ke Kabupaten Magelang, tidak ada salahnya mengunjungi sejumlah destinasi yang ada. Apalagi dengan lanskap alam yang menawan, banyak masyarakat memanfaatkannya untuk meraup keuntungan. Termasuk menyulap keindahan alam itu sebagai destinasi wisata.
Salah satu objek wisata alam (OWA) yang cocok dikunjungi adalah Jurang Jero. Destinasi itu tepatnya berada di Kecamatan Srumbung. Letaknya yang berada di lereng Gunung Merapi, membuat masyarakat dapat menikmati rimbunnya pohon pinus.
OWA Jurang Jero dikelola oleh Kelompok Wisata Jurang Jero yang bekerja sama dengan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM). Jika mengunjungi Jurang Jero ini, pengunjung harus pandai dalam mengkalkulasi cuaca. Karena kawasan ini berpotensi turun hujan serta berkabut.
Saat cerah, wisatawan dapat melihat pemandangan Gunung Merapi di sisi utara dan mendengar kicauan burung serta aliran sungai. Cocok untuk wisatawan yang menginginkan sebuah ketenangan dan ingin menepi dari hiruk-pikuk kawasan perkotaan.
Wisatawan juga dapat berswafoto dengan latar belakang pepohonan pinus yang menjulang tinggi. Ditambah dengan udara yang sejuk, dapat membuat wisatawan betah berlama-lama di sana. "Dulunya kami murni untuk penghijauan. Lalu, TNGM menawarkan kami agar mengikuti lomba dengan merintis wisata," ujar pengelola OWA Jurang Jero, Rofingi, beberapa waktu lalu.
Mereka pun tertarik untuk menjajal hal tersebut. Lalu, sekitar 2018 mendapat perizinan untuk mengelola Jurang Jero dan dibuka untuk umum. Sejak saat itu, Jurang Jero terus berbenah untuk menyajikan wisata alam yang berkesan.
Beberapa tahun terakhir, pengelola mengembangkannya dengan menyediakan paket jip adventure, yakni menyusuri hutan dengan menggunakan jip. Wisatawan dapat meng-eksplore kawasan Jurang Jero tanpa kelelahan.
Ada sekitar 20 jip yang disediakan. Bahkan, trek yang ditawarkan cukup menantang. Berkelok-kelok dan sedikit terjal. Di beberapa titik, wisatawan diajak basah-basahan dengan melewati sungai.
Selain itu, wisatawan akan dibawa ke titik helipad dan Tugu Soeharto yang hanya berjarak kurang lebih tujuh kilometer dari puncak Gunung Merapi. Adapun paket yang ditawarkan, bervariasi. Yakni medium trip dengan merogoh kocek Rp 500 ribu.
Jarak tempuhnya sekitar 10 kilometer yang ditempuh dengan waktu kurang lebih 2 jam. Lalu, long trip Rp 600 ribu dengan jarak tempuh sekitar 15 kilometer dan dihabiskan kurang lebih 2,5 jam.
Baca Juga: Menikmati Keindahan Curug Sikarim Wonosobo, Destinasi Wisata Alam yang Menenangkan
Jika beruntung, wisatawan akan dimanjakan dengan gagahnya Gunung Merapi dari jarak yang tidak terlalu jauh. Rofingi meyebut, wahana jeep dimulai pukul 08.00 hingga 15.00. Banyak wisatawan yang tertarik untuk merasakan sensasi menyusuri hutan dengan jip.
Rofingi mengatakan, satu mobil jip maksimal diperuntukkan empat orang. Namun, akan lebih nyaman jika tiga orang. "Bagi anak-anak harus ada pendampingan orang tua dan kami tidak merekomendasikan (naik wahana jip) bagi perempuan yang sedang hamil," paparnya.
Selain jip adventure, kata Rofingi, ada beberapa paket lain yang ditawarkan. Seperti camping ground, glamping, hingga jalur downhill. (aya/pra)