RADAR JOGJA - Yogyakarta bukan hanya dikenal sebagai Kota Pelajar.
Tetapi juga kota yang menyuguhkan beragam pesona cagar budaya.
Banyak benda peniggalan bersejarah yang tentunya memiliki daya pikat sediri dari segi arsitekturnya.
Selain Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko yang begitu familiar. Ternyata ada juga candi-candi yang tak kalah menarik dari kedua candi tersebut.
Salah satunya adalah Candi Barong.
Candi Barong merupakan candi peninggalan Hindu yang berada di Dusun Candisari, Desa Sambirejo Bokoharjo Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Candi ini memang merupakan candi peninggalan Hindu, untuk membedakan dengan candi Hindu lainnya adalah Candi Barong didirikan untuk memuja Dewa Wisnu dan istrinya Dewi Laksmi yang merupakan dewi lambang kesuburan.
Candi ini dikenal sebagai candi kesuburan atau kemakmuran karena hiasan kala yang berbentuk menyerupai barong.
Candi Barong berada di perbukitan yang dikenal dengan Siwa Plateau dan terletak pada koordinat -7.77561 dan 110.49693 dengan elevasi 210 mdpl.
Candi ini memiliki tiga halaman, dengan halaman pertama belum ditemukan indikasi adanya bangunan, halaman kedua dan ketiga terlihat adanya talud yang terbuat dari batu andesit dan batu putih, serta tangga yang menghubungkan antar halaman serta pintu gerbang ketika menuju halaman ketiga atau halaman utama.
Candi Barong dikenal juga dengan nama Candi Sari Sorogedung berdasarkan laporan ROD tahun 1914.
Candi ini mulai ditangani pada tahun 1979 dan dipugar pada tahun 1986 hingga 2009.
Candi Barong diperkirakan didirikan sekitar abad 9 dan 10 masehi.
Editor : Meitika Candra Lantiva