RADAR JOGJA - Candi Borobudur, sebuah keajaiban arsitektur Buddha yang menjadi salah satu peninggalan sejarah terbesar di dunia, telah menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat terkait lokasinya.
Meskipun dikenal sebagai destinasi wisata favorit di Indonesia, kebanyakan orang salah mengira bahwa candi tersebut berada di Yogyakarta.
Dibangun pada abad ke-9 Masehi oleh wangsa Syailendra, Candi Borobudur berdiri megah di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Dengan susunan relief yang mencapai lebih dari 35 meter dan luas area mencapai 15.000 meter persegi, keindahan dan keagungan Borobudur memukau siapa pun yang mengunjunginya.
Namun, kesalahpahaman tentang lokasi Borobudur masih menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Sebuah konten di TikTok mengenai candi ini memperlihatkan betapa banyaknya netizen yang salah kaprah.
Komentar-komentar seperti "Loh selama ini Borobudur ternyata di Magelang", "Bukan gw aja kan yang ngira kalo Borobudur di Jogja", dan "Tak kira Borobudur ada di Kulon Progo" menjadi bukti betapa banyaknya yang menganggap Borobudur berada di Yogyakarta.
Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang, Slamet Achmad Husein, menjelaskan bahwa kesalahpahaman ini sering muncul karena sebagian besar wisatawan memasuki Borobudur melalui pintu masuk dari Yogyakarta.
"Banyak yang mengira secara geografis Borobudur itu milik Yogyakarta, tetapi kami sudah dalam setiap kesempatan selalu menyampaikan Borobudur itu Magelang," ungkap Husein, dikutip dari Radar Magelang pada Rabu (20/3).
Menurut Husein, upaya untuk mengedukasi masyarakat tentang lokasi sebenarnya Borobudur sudah dilakukan sejak lama. Meskipun demikian, kebingungan tetap sering muncul.
"Kita terus mengedukasi ke masyarakat bahwa Borobudur di Magelang," tegasnya.
Meskipun Borobudur berada di luar wilayah Yogyakarta, lokasinya yang tidak terlalu jauh dan kerap dimasukkan dalam paket wisata Jogja menjadi faktor utama terjadinya kesalahpahaman ini.
Baca Juga: Bapokting di Purworejo Cukup Sampai Hari Raya Idul Fitri, Gas Melon Melimpah Tidak Langka
Namun, penting bagi masyarakat untuk memahami dan mengenali dengan baik lokasi sebenarnya dari peninggalan bersejarah yang begitu megah ini, agar kekayaan budaya Indonesia tetap tersampaikan dengan benar kepada generasi mendatang.
Editor : Bahana.