Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Desa Gunung Condong di Purworejo Jadi Tempat Persembunyian Pasukan Keraton Jogja saat Dikejar Belanda

Jihan Aron Vahera • Minggu, 3 Maret 2024 | 19:15 WIB
Salah satu potensi wisata yang ada di Desa Gunung Condong, yaitu Curug Kyai Kate yang cukup menjadi daya tarik masyarakat khususnya Kabupaten Purworejo.
Salah satu potensi wisata yang ada di Desa Gunung Condong, yaitu Curug Kyai Kate yang cukup menjadi daya tarik masyarakat khususnya Kabupaten Purworejo.

 

RADAR JOGJA - Desa Gunung Condong, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo merupakan desa yang asri dengan lokasinya di dataran tinggi atau pegunungan.

Nama desa tersebut terdengar cukup unik di telinga sebagian masyarakat. Pemberian nama tersebut tidak jauh-jauh dari asal mula atau sejarah dari desa itu sendiri.

Kepala Desa (Kades) Gunung Condong Sudiyono membeberkan, asal usul desa tersebut berawal ketika dahulu kala saat zaman penjajahan Belanda ada sekelompok pasukan perang Diponegoro datang ke wilayah tersebut.

 

Mereka datang dengan cara berlari karena dikejar oleh penjajah Belanda. Pasukan itu adalah rombongan dari Keraton Jogja yanh diketuai Raden Wangsa Jaya. Mereka bermaksud ingin menyelamatkan diri ke wilayah tersebut.

"Dulu sini (yang kini menjadi Desa Gunung Condong) hutan lebat belantara," ujarnya kepada Radar Jogja, Jumat (1/3).

 

Singkat cerita, lanjut Sudiyono, rombongan yang diketuai oleh Raden  Wangsa jaya itu memutuskan untuk tinggal di tempat dengan tanah yang tanah subur dan sedikit condong itu.

"Diapit juga dengan dua gunung. Makanya diberi nama Desa Gunung Condong," terang dia.

 

Hingga saat ini, desa tersebut hijau dengan banyak pepohonan yang menjulang tinggi. Desa Gunung Condong juga memiliki sejumlah potensi seperti wisata alam Curug Kyai Kate, penghasil kopi hingga buah durian.

 Baca Juga: Bukan Main!!!! Gelar Pesta Pernikahan Super Mewah untuk Anaknya, Mukesh Ambani dari India Undang Tokoh Dunia hingga Penyanyi Rihanna

Dia mengungkapkan, di desanya terdapat lima dusun, yaitu Dusun Krajan, Kepudang, Karangsari, Kemplung, dan Brembet. "Penduduknya kurang lebih 611 KK atau sekitar 1.983 jiwa. Mayoritas petani atau swasta," sebut dia.

 

Warga di desa tersebut ramah-ramah sehingga membuat pengunjung yang datang ke desa tersebut akan merasa nyaman. Di tambah, suasana desa yang mendukung sejuk, hijau, dan ada pemandangan yang menarik yang membuat berat atau enggan untuk meninggalkan desa tersebut.

Editor : Heru Pratomo
#Perang Diponegoro #condong #keraton jogja #gunung #Bruno #Purworejo