Pada provinsi ini terdapat sungai bernama Asinahu, yang terletak di Desa Sawai, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah.
Desa Sawai merupakan desa tertua di Maluku, luas wilayahnya sekitar 15 hektar dengan jumlah penduduk sekitar 4.000 jiwa.
Air Asinahu memiliki air yang berwarna hijau kebiruan mengalir di tepi rumah warga.
Air sungai ini terbilang sebagai sungai yang jernih padahal sungai ini digunakan warga lokal untuk tempat mencuci pakaian bahkan mandi.
Arti nama Asinahu sendiri memiliki arti “asin sedikit”. Hal tersebut karena berada di antara mata
air sungai dan laut. Sehingga air sungai ini terasa sedikit asin.
Karena posisi laut dan sungai berdekatan, maka saat terjadi air pasang sehingga air laut masuk dan memenuhi sungai tersebut.
Tepian sungai yang dikeramik ini layaknya seperti kolam renang sehingga menarik banyak wisatawan yang datang.
Bagi wisatawan yang ingin berkunjung harus menyebrang dari Ambon ke Pulau Seram, selama 2 jam menggunakan kapal cepat.
Lalu menempuh perjalanan darat selama 3,5 jam menggunakan mobil.
Tiket masuknya sangat terjangkau, hanya Rp. 5.000. Selain itu, pengunjung akan disuguhkan dengan sensasi menginap di rumah panggung bermaterial dari kayu yang berdiri di atas hamparan air.
Keajaiban sungainya yang biru menyerupai Venice, Italia.
Tidak heran bila Desa Sawai menjadi salah satu destinasi wisata favorit bagi masyarakat lokal maupun mancanegara.