Ada sejumlah candi-candi indah yang dapat menjadi destinasi menarik bagi para wisatawan yang ingin menggali lebih dalam kekayaan budaya.
Berikut adalah beberapa rekomendasi wisata candi di Jogja yang patut dikunjungi:
1. Candi Plaosan
Candi Plaosan merupakan bukti bahwa sejak dulu masyarakat Nusantara memang telah menjunjung tinggi toleransi.
Alasannya, Candi Plaosan didirikan sebagai wujud cinta raja Hindu, Ratai Pikatan kepada istrinya yang merupakan penganut agama Buddha, Pramodyawardani.
Selain itu, keberadaan candi ini bertujuan sebagai tempat ibadah bagi umat Buddha. Walaupun begitu, arsitektur Candi Plaosan tetap identik dengan ciri khas Hindu.
Kompleks Candi Plaosan sendiri terbagi atas dua, yakni Plaosan Lor dan Kidul.
Keduanya memang sangat mirip sehingga kerap disebut sebagai candi kembar.
Akan tetapi, perbedaan Candi Plaosan Lor dan Kidul dapat terlihat dari relief yang ada di sisi depan.
Pada Candi Plaosan Lor, relief yang ada menggambarkan wanita, sedangkan relief di Candi Plaosan Kidul menggambarkan pria.
Untuk tiket masuknya pun terjangkau mulai dari Rp.10.000.
Lokasi : Jl. Candi Plaosan, Plaosan Lor, Bugisan, Kec. Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah
2. Candi Sari
Apabila diamati dari luar, candi Buddha ini memiliki wujud persegi panjang dengan ukuran 17,30 x 10 meter.
Di awal pembangunannya, Candi Sari digunakan untuk biara tempat para biksu belajar.
Selain itu, terdapat pula ruangan khusus tempat para biksu untuk bermeditasi di dasar stupa.
Menariknya, Candi Sari ini kerap disebut mirip dengan Candi Plaosan lantaran detail reliefnya.Bagi Wisatawan yang ingin berkunjung dikenakan biaya tiket Rp.5000/orang.
Lokasi : Jl. Candisari Jl. Raya Solo - Yogyakarta No.107, Bendan, Tirtomartani, Kec. Kalasan,DIY.
3. Candi Gebang
Seperti candi Hindu lainnya, Candi Gebang mempunyai luas yang terbilang kecil yakni 5,25 x 5,25 m dengan tinggi 8 m.
Selain itu, Candi Gebang berbeda dengan candi-candi pada umumnya lantaran tidak dilengkapi dengan relief pada bangunannya.
Keberadaan Candi Gebang bermula dari penemuan salah seorang petani pada bulan November 1936.
Bukannya mendapatkan yang dicari, sang petani justru malah menemukan arca Ganesha di sisi belakang Candi Gebang.
Semenjak itu, ekskavasi dilanjutkan oleh departemen arkeologi selama dua tahun.
Untuk Tiket masuknya pengunjung hanya dikenakan biaya Rp.5000/orang.
Lokasi : Jl. Jetis Raya, Jetis, Wedomartani, Kec. Ngemplak,DIY.
4. Candi Ijo
Bila hendak merasakan wisata sejarah sekaligus wisata alam, maka Candi Ijo dapat dijadikan opsi tepat.
Terletak di ketinggian 375 meter di atas permukaan laut menjadikan Candi Ijo sebagai candi tertinggi di Jogja.
Selain itu, keunikan lainnya dari Candi Ijo adalah desain bangunannya yang menyerupai teras bertingkat lantaran berada di atas bukit.
Uniknya lagi, pengunjung dapat sekaligus menikmati keindahan Kota Jogja dari puncak Candi Ijo sambil menikmati sunset.
Untuk tiket masuknya pun terjangkau mulai dari Rp.5000/orang.
Lokasi : Jl. Candi Ijo, Nglengkong, Sambirejo, Kec. Prambanan, Kabupaten Sleman,DIY.
5. Candi Barong
Bangunan candi bergaya Hindu ini sebenarnya peninggalan Kerajaan Medang.
Dahulu, candi ini dijadikan sebagai tempat ibadah bagi Dewa Wisnu dan istrinya, Laksmi atau yang terkenal dengan sebutan Dewi Sri.
Karena itu, terdapat patung Dewa Wisnu dan Dewi Laksmi di bagian tertinggi Candi Barong.
Adapun muasal nama Candi Barong sendiri diambil dari relief Kala, dewa waktu yang berwujud menyerupai barong yang terletak di sisi depan candi.
Apabila berminat mengunjunginya secara langsung, Anda hanya cukup membayar tiket masuk sebesar Rp5.000 per orang.
Lokasi : Dusun Candisari, Desa Sambirejo, Prambanan, Dowang Sari, Sambirejo, Kec. Prambanan,DIY.
Itulah deretan candi di Jogja yang bisa dijadikan destinasi wisata Anda.
Selain memiliki panorama yang menarik, berkunjung ke candi-candi ini juga dapat meningkatkan wawasan sejarah Anda.
Editor : Bahana.