Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tak Hanya untuk Tempat Ibadah, Perajin Kaca Patri di Sleman Juga Bisa Bikin Berbagai Jenis Ornamen

Delima Purnamasari • Minggu, 5 Juli 2026 | 06:28 WIB
ARTISTIK: Perajin menyelesaikan proses pembuatan kaca patri di Fortuna Art Glass, Krandon, Pandowoharjo, Sleman Kamis (3/7). (GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA)
ARTISTIK: Perajin menyelesaikan proses pembuatan kaca patri di Fortuna Art Glass, Krandon, Pandowoharjo, Sleman Kamis (3/7). (GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA)

RADAR JOGJA - Kaca patri adalah dekorasi yang dibuat dengan menyusun potongan kaca warna-warni menggunakan rangka logam yang disolder. Seni ini sering diaplikasikan pada jendela, pintu, atau bagian ruangan demi menghasilkan pencahayaan artistik dan mewah.

Salah seorang perajin kaca patri, Pratikno menjelaskan, proses pembuatan kaca patri bisa sederhana dan bisa sangat rumit. Tergantung dari desain yang diinginkan dari pelanggan. Ketika desainnya rumit, maka potongan kacanya akan semakin kecil dan butuh waktu lama untuk menyambungkannya.

Baca Juga: Korban Sodomi di Kelurahan Sorosutan Jogja Alami Dampak Psikis, Keluarga Desak Transparansi dan Keadilan Proses Hukum

Untuk satu lembar sederhana bisa selesai sehari dengan harga Rp 2,5 juta. Tetapi jika rumit bisa sampai dengan satu minggu dengan harga sampai Rp 5 juta per meternya.

"Kami buat tergantung pesanan dan desain. Digambar di kertas terus dipotong kacanya," katanya saat ditemui di bengkel kerjanya,  di Kalurahan Pandowoharjo, Kapanewon Sleman, Sleman, Kamis (2/7).

Harga itu juga dipengaruhi dari jenis rangka yang ingin digunakan. Bisa dari kuningan dan bisa dari timah. Pratikno bercerita banyak mengerjakan pesanan untuk luar daerah, seperti Merauke dan Batam. Pasar di DIJ sendiri hanya separo dari produksinya.

Baca Juga: Pembicaraan Panjang Sepakati Jadwal Meksiko vs Inggris di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Tidak Akan Diubah

Peminat kaca patri dari waktu ke waktu dia sebut cukup stabil. Saat ini dia sendiri mengaku tengah gencar melakukan promosi lewat media sosial, seperti Instagram, YouTube, dan TikTok.  "Kadang orang awam tidak tahu. Adanya juga yang minat tapi ragu beli karena harganya," ujarnya.

Pemilik usaha Fortuna Art Jogja ini menjelaskan, kaca patri ini memang paling banyak dipesan untuk tempat ibadah, khususnya gereja. Dia biasa membuat desain malaikat, santa, hingga Yesus Kristus. Termasuk dengan masjid untuk kaca hingga kubah. Namun, tak jarang juga dia membuat pesanan untuk rumah pribadi yang memiliki desain klasik seperti rumah Belanda.

Dia mengaku bisa membuat desain apa pun sesuai dengan keinginan pelanggan.  "Kami juga kadang buat untuk hotel, untuk kap lampu. Termasuk hiasan furnitur dan gantungan," katanya.

Baca Juga: Tabrakan Maut di Thailand: Truk Dikemudikan Anak 11 Tahun, 10 Biksu Tewas 

Menurutnya, pembersihan kaca patri ini seperti kaca biasa saja, tidak ada kesulitan. Justru ketika rusak lebih mudah karena hanya satu bagian saja dan bisa langsung diganti. Berbeda dengan kaca biasa yang harus diganti secara menyeluruh. "Kaca patri buat pencahayaan lebih bagus dibanding kaca polos. Buat seni," katanya.

Pria 45 tahun ini bercerita ada berbagai warna yang bisa disediakan, seperti biru, merah, hijau, hingga oranye. Teksturnya juga berbeda. Untuk bahannya sebagian impor dan ada juga yang diproduksi lokal. "Bagi saya, semua yang saya kerjaan itu berkesan. Yang penting pikirannya fresh dan tenang, seninya di situ," katanya. (del/laz)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Fortuna Art Jogja #kaca patri #Perajin #desain #kaca