Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sengaja Telepon Tak Diangkat, Begini Serunya Menikmati NSP di Masa Lalu

Delima Purnamasari • Minggu, 14 Juni 2026 | 06:00 WIB
DOKUMENTASI NSP.TELKOMSEL.COM
DOKUMENTASI NSP.TELKOMSEL.COM

RADAR JOGJA - Nada sambung pribadi (NSP) dahulu memiliki banyak pengguna. Fasilitas berlangganan ini memungkinkan untuk mengganti nada tunggu standar yang hanya berupa "tut... tutt" dengan potongan lagu.

Salah seorang yang pernah menggunakannya adalah Menik Lestari. Saat itu sekitar tahun 2004, NSP yang banyak dia pilih adalah lagu-lagu dari Peterpan (Noah, Red). Penggunaannya dia nilai memang murni hanya untuk gaya-gayaan agar keren mengikuti tren.

Baca Juga: Dishub Bantul Dorong Jukir Urus Perizinan Parkir Insidentil untuk Menghindari Parkir Liar

Hanya saja jika dipikir-pikir, fenomena ini memang cukup aneh karena dia membayar layanan yang justru tidak dia nikmati. "Tapi ya seneng aja. Kalau berapa bayarnya sudah lupa. Sudah lama sekali," katanya saat dihubungi Radar Jogja, Jumat (5/6).

Pembayaran itu dilakukan untuk layanan NSP dalam periode waktu tertentu. Ketika masa layanannya habis, maka dia harus membayar lagi sehingga memang tidak bisa permanen. Semakin sering berganti-ganti lagu dia sebut memang penggunanya akan semakin keren.

Untuk bisa mendapatkan layanan ini juga mudah cukup menekan tombol-tombol kode layanan. Nanti akan muncul pilihan lagu dan biayanya akan dipotong dari saldo pulsa. "Memang NSP ini sering diiklankan juga di TV atau radio. Kalau dulu aku pakai HP Nokia 3660," tambahnya.

Baca Juga: Penggunaan QRIS Tumbuh 62,19 Persen, Jadi Indikator Menguatnya Digitalisasi Ekonomi di DIY

Hal senada diungkapkan Nur Fitri. Sekitar tahun 2008 hingga 2010 dia banyak menggunakan NSP dengan lagu-lagu hits pada masanya dari berbagai genre, seperti pop hingga dangdut. Salah satu yang dia ingat pernah dipakai adalah lagu berjudul SMS milik Ria Amelia.

Untuk bisa menggunakannya memang harus pakai pulsa. Hanya saja seringkali dia mencoba layanan gratis yang disediakan oleh provider, meski masa berlakunya pendek. Hanya sekitar tiga hari saja. "Dulu pernah pakai HP Nokia 2630 sampai merek Cross," tambahnya.

Nur bercerita, sesekali dia sengaja menelepon untuk mendengar NSP dari temannya, bahkan janjian agar telepon itu tidak diangkat agar lagu bisa didengarkan dalam waktu lama. Memang terkesan aneh, tapi baginya ini adalah hobi karena begitu senang mendengarkan musik. "Pilihan NSP pasti lagu-lagu hits. Biasanya lagu tren itu tahu dari siaran radio atau TV," ungkapnya. (del/laz)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Nada Sambung Pribadi (NSP) #nsp #hits #provider #lagu