Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenal Pecinta Skateboard Alun-Alun Pancasila, 14 Tahun Eksis Asah Kelincahan: Kini Sudah Punya Arena Sendiri

Muhammad Hafied • Minggu, 8 Juni 2025 | 16:10 WIB

 

LATIHAN BARENG: Pecinta skateboard yang tergabung dalam Kebumen Skateboarding latihan rutin di pojok Alun-alun Pancasila.
LATIHAN BARENG: Pecinta skateboard yang tergabung dalam Kebumen Skateboarding latihan rutin di pojok Alun-alun Pancasila.

KEBUMEN - Hampir setiap sore sudut Alun-alun Pancasila selalu ramai dipadati pecinta skateboard.

Mereka berkumpul untuk latihan sekaligus kongko sambil menikmati suasana senja kota. Pertunjukan atraktif mereka perlihatkan dari buah hasil latihan selama bertahun-tahun.

Dari kejauhan, bocah sepantaran usia 10 tahun terlihat menenteng papan skateboard. Dia tampak datang terlambat ketimbang rekan lain yang tiba lebih awal.

Meski terpaut usia, bocah tersebut tampak akrab berbaur dengan pecinta skateboard lain yang sudah dewasa.

Di atas papan skateboard, mereka terlihat begitu lincah meluncur. Berbagai rintangan, mulai dari meniti besi memanjang hingga menaiki struktur bangunan mirip ombak dengan mudah dilewati.

"Di sini, tua-muda boleh gabung. Tidak terpaut usia. Itu ada anak kecil banget, kelas 4 SD semangat latihan," kata Pengurus Kebumen Skateboarding Odies Dwi Yudistira, di sela latihan rutin, Jumat (6/6/2025).

Odies berkata, bermain skateboard sejatinya bukan sekadar gaya atau hobi semata, tapi muaranya adalah olahraga.

Bermain papan seluncur itu otomatis melatih fisik, terutama pada otot bagian kaki agar lebih kuat.

Selain itu, dari skateboard juga menuntut pemain lebih jeli dan waspada terhadap berbagai rintangan.

Dia mengungkapkan, paling tidak butuh waktu 2-3 tahun untuk bisa mahir berseluncur di atas papan skateboard.

Menurut Odies, meski terlihat sepele dan mudah, permainan ini dapat berujung cidera jika tidak dibekali kemampuan yang mumpuni.

"Setiap pemain akan mengukur kemampuan. Belajar dari lintasan paling gampang dulu," jelasnya.

Kebumen Skateboarding sendiri terus menunjukkan eksistensi sebagai wadah pecinta olahraga skateboard.

Sejak 2011, maniak skateboard di Kebumen kompak mengenalkan olahraga yang terbilang ekstrem tersebut.

Sampai pada akhirnya terkumpul puluhan anggota yang punya kesamaan persepsi. "Setiap sore yang ikut latihan minimal sepuluh orang. Ada yang sibuk kerja juga," kata Odies.

Sudah dua tahun belakangan, komunitas ini bersemangat latihan. Ini menyusul karena pemerintah daerah telah memberikan dukungan berupa pembuatan arena khusus skateboard di pojok alun-alun.

Mereka mengapresiasi iktikad baik pemerintah yang bersedia mewujudkan mimpi para pecinta skateboard.

"Tidak semua daerah punya arena. Kami sangat senang karena usul itu dari 2014, baru terealisasi sekarang," tambahnya. (fid/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#pecinta skateboard #Alun Alun Pancasila #kebumen #Kelincahan #Eksis #Mengenal