Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Piring Seng Ingatkan Momen Makan di Kampung saat Kecil, Gambar Mawar Merah Menambah Kesan Klasik

Agung Dwi Prakoso • Minggu, 2 Februari 2025 | 14:00 WIB

Piring seng masih terus digunakan untuk pribadi maupun kebutuhan rumah makan karena tidak mudah pecah
Piring seng masih terus digunakan untuk pribadi maupun kebutuhan rumah makan karena tidak mudah pecah
 

RADAR JOGJA - Piring seng jadul dengan motif bunga mawar di bagian tengah sampai saat ini masih eksis digunakan. Bahkan piring tersebut menjadi pilihan para pengusaha kafe karena dinilai klasik dan estetik.

"Saya sudah pakai piring ini sejak kedai buka, sekitar lima tahun lalu," ujar pemilik Kedai Boga Sampir Martinus kepada Radar Jogja, Jumat (24/1/2025).

Kedai yang terletak di Jalan Wonosari Kilometer 8,5 ini memang mengusung konsep warung wedangan lawas. Makanan hingga wedang rempah dapat ditemukan di kedai ini. Bahkan furniture-furniture lawas juga menghiasi setiap sudut kedai. "Piring seng ini sengaja saya pilih karena menyesuaikan dengan konsep kedai saya," tuturnya.

Selain sesuai dengan konsep, piring itu juga dinilai praktis dan awet. Terbukti selama empat tahun penggunaan, piring tersebut tidak ada yang rusak. "Yang jelas tidak mungkin pecah," kelakarnya.

Terdapat dua jenis piring yang disediakan di kedai itu untuk menyajikan makanan. Piring dari bahan gerabah dan piring seng. Piring gerabah difungsikan untuk menyajikan berbagai macam nasi. Sedangkan piring seng khusus untuk camilan semacam gorengan dan sate-satean. "Kadang juga dilapisi dengan daun pisang sebagai lambaran," jelasnya.

Di kedai miliknya terdapat 15 piring senang yang dulu ia beli di Toko Progo, Jogja. Selama penggunaan ia juga menemukan beberapa kendala ketika menggunakan piring itu. "Terkadang cat di piring itu bisa mengelupas ketika jatuh dan bahkan sudutnya peyok," katanya.

Pemilik kedai memang senang mengoleksi barang-barang antik dan lawas, salah satunya piring seng itu. Gambar bunga di tengah piring, menurutnya, membekas di ingatan.

Terlebih mengingatkan momen menyantap hidangan makan di rumah saat ia masih kecil. "Piring ini paling cocok kalo makannya langsung pakai sendok, nikmat rasanya," ungkap Martinus. (oso/laz)

 

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#pengusaha #jadul #Toko Progo #Konsep #lawas #wedangan #piring #Jalan Wonosari #praktis #awet #Piring Seng #pilihan #klasik #Eksis #motif bunga mawar #warung #Kafe #Jogja #estetik #Kedai Boga Sampir