Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Fenomena 'Return Trip Effect’: Mengapa Perjalanan Pulang Terasa Lebih Cepat? Simak Penjelasannya!

Winda Atika Ira Puspita • Kamis, 16 Januari 2025 | 20:51 WIB
Ilustrasi roadtrip.
Ilustrasi roadtrip.

RADAR JOGJA – Pernahkah Anda merasa perjalanan pulang terasa lebih cepat dibandingkan saat berangkat, meskipun jarak dan rute yang dilalui sama?

Fenomena ini dikenal sebagai return trip effect dan memiliki penjelasan menarik yang melibatkan persepsi waktu, ekspektasi, dan kondisi emosional seseorang.

Secara ilmiah, perjalanan pulang sebenarnya tidak lebih cepat, namun otak kita memprosesnya secara berbeda.

Saat berangkat, otak lebih fokus pada rute yang belum familiar, membuat persepsi waktu terasa lebih lambat.

Sebaliknya, perjalanan pulang terasa lebih cepat karena otak sudah mengenali rute yang dilalui sebelumnya.

Familiaritas ini menciptakan ilusi bahwa perjalanan pulang lebih singkat.

Penelitian dari Selandia Baru menunjukkan bahwa fenomena ini lebih sering terjadi saat seseorang bepergian ke tempat baru.

Selain itu, ekspektasi untuk segera sampai tujuan saat berangkat juga berperan.

Ketika kita menantikan tiba di lokasi tertentu, perhatian kita sering terpaku pada waktu, membuat perjalanan terasa lebih panjang.

Sebaliknya, perjalanan pulang biasanya disertai dengan perasaan rileks dan antusias untuk kembali ke rumah.

Membayangkan bersantai setelah hari yang melelahkan menciptakan rasa ringan yang mempercepat persepsi waktu.

Baca Juga: Arief Catur Pamungkas Tegaskan Persebaya Akan Bangkit Saat Tantang Malut United di Gelora Bung Tomo

Faktor emosional ini turut mempengaruhi bagaimana kita merasakan durasi perjalanan.

Faktor lain seperti pengalaman sebelumnya, ekspektasi, dan kondisi emosional memainkan peran penting dalam membentuk persepsi waktu.

Meski pengalaman ini bisa berbeda-beda pada setiap orang, memahami mekanisme di baliknya memberi wawasan menarik tentang cara kerja otak kita.

Jadi, jika Anda kembali merasakan perjalanan pulang terasa lebih cepat, tersenyumlah.

Itu adalah bukti uniknya cara otak kita memproses pengalaman sehari-hari. (Putri Gesa Yanuarizki)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#return trip effect #Perjalanan pulang lebih cepat #fenomena