RADAR JOGJA - Setelah mengonsumsi makanan, penting untuk menjaga kebiasaan baik agar kesehatan tetap terjaga. Pasalnya ada sejumlah hal yang tidak boleh dilakukan setelah makan, lantaran dapat menimbulkan dampak bagi kesehatan.
Berikut terdapat 4 kebiasaan yang sebaiknya dihindari setelah makan:
1 Tidur
Tidur setelah makan dapat menyebabkan gangguan pencernaan, ketika posisi berbaring membuat makanan sulit untuk dicerna. Hal ini dapat menyebabkan masalah reflekus asam atau mulas.
Menurut sebuah studi di Amarican Journal of Gastroerology,orang yang tidur setelah makan lebih rentan mengalami gejala reflekus.
2 Mandi
Ternyata mandi termasuk dalam hal yang tidak boleh dilakukan setelah makan. Karena proses pencernaan butuh pasokan darah dan oksigen supaya dapat berjalan dengan baik.
Ketika seseorang mandi setelah makan, aliran darah yang seharusnya menuju sistem pencernaan. Akan tetapi akan dialihkan ke kulit untuk menjaga suhu tubuh saat mandi.
3. Merokok
Merokok setelah makan dapat meningkatkan penyakit pada saluran pencernaan. Karena nikotin dapat menganggu proses pencernaan dan meningkatkan risiko terkena kanker.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), merokok dapat menyebabkan kurangnya aliran darah ke organ pencernaan. Hal ini dapat menggangu proses pencernaan.
4. Minum Teh
Kebiasaan minum teh setelah makan menjadi kebiasaan banyak orang. Akan tetapi hal ini tidak baik bagi kesehatan.
Daun teh yang bersifat asam dapat menggangu sistem pencernaan. Karena asam pada teh akan membuat makanan menjadi semakin keras sehingga sulit untuk di cerna.
Menurut penelitian yang dipublikasi di American Journal of Clinic Nuitrition, mengonsumsi teh dapat mengurangi penyerapan zat besi hingga 60%.
Baca Juga: Kebiasaan Scroll Hape Saat BAB Bisa Membahayakan Kesehatan, Ini Alasannya
Menjaga kebiasaan baik setelah makan sangat penting untuk kesehatan pencernaan. Dengan menghindari kebiasaan buruk setelah makan, dapat membantu tubuh melakukan proses pencernaan dengan lebih baik. ***
(Windu Fitri Yansi, Berbagai Sumber)
Editor : Iwa Ikhwanudin