Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Konde Masih Laris Tak Hanya Diminati Pembeli dari Jogja, tapi Juga Diburu Konsumen hingga Sumatera

Iwan Nurwanto • Minggu, 21 Juli 2024 | 14:00 WIB
Konde atau sanggul gaya Jogja dan Solo yang dijual di Pasar Beringharjo, Kota Jogja
Konde atau sanggul gaya Jogja dan Solo yang dijual di Pasar Beringharjo, Kota Jogja

 

RADAR JOGJA - Sanggul atau konde merupakan sebuah cara menata rambut yang khas dengan budaya Jawa. Bisa menggunakan rambut asli atau imitasi. Meski merupakan salah satu budaya yang cukup jadul, nyatanya konde masih eksis sampai sekarang.


Salah seorang penjual konde di Pasar Beringharjo Jogja Adella Dea mengatakan, sampai saat ini peminat konde masih cukup bagus. Bahkan dalam sebulan ada ratusan konde di lapak Sanggul Adella miliknya yang laku. Pemasarannya pun tidak hanya di wilayah Jogjakarta saja, tapi hingga keluar Jawa.


“Selain di Jogja kami juga sering mengirimkan ke Jawa Timur dan Sumatera. Wilayah-wilayah itu pasarnya cukup bagus,” ujar Della, sapaannya, Jumat (19/7).


Della melanjutkan, konde yang dijualnya memiliki rentang harga puluhan sampai ratusan ribu rupiah. Paling murah sekitar Rp 85 ribu, sementara paling mahal Rp 350 ribu. Harga konde bervariatif, tergantung masing-masing kualitasnya.


Dia pun menyampaikan juga menjual berbagai macam jenis konde. Ada konde modern, ada pula jenis tradisional seperti gaya Jogja dan Solo. Namun yang dijual memang hanya konde yang terbuat dari rambut sintetis karena lebih mudah dari segi perawatan.


Perempuan 25 tahun itu juga mengungkapkan, masih diminatinya konde tidak lepas dari masih dibutuhkannya benda itu. Contohnya untuk kegiatan pernikahan, kemudian juga sering ada abdi dalem yang membutuhkan konde untuk kesehariannya di keraton.


Di samping itu banyak pula generasi muda yang sering mencari konde di tokonya. Biasanya konde tersebut sering digunakan oleh perempuan-perempuan muda untuk kegiatan magang atau kebudayaan seperti pentas seni dan tari tradisional.


“Ya, bisa dikatakan meski sekarang sudah zaman modern, ternyata konde masih diminati. Sangat diminati malah,” terang Della. (inu/laz)

Editor : Satria Pradika
#konde #oldies #pasar beringharjo #konsumen #sanggul #Jogja