RADAR JOGJA - Taman Bonsai Manunggal Srimartani yang berada di Padukan Petir, Kalurahan Srimartani, Piyungan, Bantul punya keunikan. Menjadi satu-satunya tempat yang ada di DIY yang membudidaya keindahan tanaman bonsai.
Terlahir pada 20 November 2021 lalu dengan diinisiasi oleh 23 orang dari kelompok masyarakat Padukuhan Petir penghobi tanaman bonsai. Saat ini Taman Bonsai Manunggal Srimartani sudah ramai dikunjungi banyak orang untuk belajar bagaimana cara membudidaya tanaman bonsai tersebut.
Dukuh Petir Sumadi menjelaskan Taman Bonsai Manunggal Srimartani ini adalah wadah untuk memfasilitasi masyarakat pecinta bonsai Dusun Petir dan Kalurahan Srimartani. Juga untuk pertumbuhan ekonomi kreatif. Namun lambat laun saat ini sudah menjadi ruang publik yang mampu menjadi tempat untuk pembelajaran, giat wisata dan kegiatan masyarakat.
Taman Bonsai Manunggal Srimartani mempunyai banyak kegiatan serta menerima beberapa kunjungan dari sekolah sekitar untuk pembelajaran perhutani dan banyak wisatawan pecinta bonsai yang hadir untuk belajar dan jual beli tanaman bonsai tersebut.
"Masyarakat menanggapi Taman ini dengan baik dan senang. Karena dulu tempatnya itu paling sepi, dan sekarang karena ada Taman Bonsai Manunggal ini maka menjadi ramai,"katanya, Jumat (21/6).
Ada ribuan jumlah pohon dari 40 jenis pohon bonsai yang berada di Taman Bonsai Manunggal Srimartani saat ini. Itu pun juga berbagai macam ukurannya.
Sumadi mengaku, karena Taman Bonsai Manunggal Srimartani ini masih pertama dan satu-satunya yang ada di DIY. Maka tempat tersebut bisa menjadi iconnya Padukuhan Petir dan Kalurahan Srimartani. Sehingga ketika ada orang yang mau belajar bonsai dan perhutani tanaman bisa langsung berkunjung ke Taman Bonsai Manunggal itu.
Taman Bonsai Manunggal Srimartani itu juga diharapkan bisa menjadi ikon wisatanya Kalurahan Srimartani. Diharapkan bisa menggerakkan ekonomi kreatif. Baik dari pemuda penggemar bonsai serta masyarakat yang lain dengan adanya berbagai kegiatan yang diselenggarakan di Taman Bonsai Manunggal.
Salah satu pegiat bonsai Dusun Petir, Lilik Raharjo mengungkapkan, sejauh ini tanaman bonsai sendiri masih banyak digandrungi oleh masyarakat. Tidak hanya dari kalangan tertentu saja, tapi sekarang semua kalangan pun sudah bisa menikmatinya. "Kami juga fasilitasi orang awam kalau mau belajar di sini," ungkapnya.
Selain itu, Lilik juga berkeinginan agar Taman Bonsai Manunggal ini bisa untuk tempat berkumpulnya para pecinta bonsai terutama di wilayah DIY dan sekitarnya. Sehingga taman tersebut bisa menjadi wahana yang baik untuk para pecinta bonsai. (ayu/pra)