Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Timbangan Dacin Disediakan Dinkes Kolaborasi dengan Kalurahan, Kini Hampir Semua Posyandu Sudah Beralih ke Antropometrik

Anom Bagaskoro • Minggu, 2 Juni 2024 | 15:00 WIB

 

Dok. Puskesmas Kebumen II
Dok. Puskesmas Kebumen II

 

RADAR JOGJA - Timbangan dacin memiliki sisi keunikan sekaligus nostalgia masa lampau yang berkesan. Timbangan yang bekerja untuk mengukur berat badan anak ini, dulunya sering dijumpai di pos pelayanan terpadu (Posyandu). Yang mana selama penggunaannya di posyandu sangat berjasa untuk melayani masyarakat.


"Harus diakui timbangan dacin berjasa pada masanya, khususnya untuk menimbang anak," ucap Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kulon Progo Rina Nuryati saat dihubungi Radar Jogja, Jumat (24/5).


Rina menjelaskan, timbangan dacin berjasa bagi pelayanan masyarakat di posyandu. Di mana timbangan dacin merupakan alat ukur berat yang distandardisasi waktu itu. Sehingga hampir seluruh posyandu di Indonesia menggunakan timbangan ini.


Penggunaan timbangan dacin lebih dimungkinkan dibanding timbangan metrik pada masa lalu. Karena timbangan metrik cenderung memiliki hasil yang berbeda, tergantung dengan merk. Sedangkan timbangan dacin hasil pengukuran selalu sama, asalkan yang diukur sama.


Rina menjelaskan, penggunaan timbangan dacin dimulai sejak posyandu mulai diberlakukan. Sebelum posyandu beroperasional, kader telah dilatih dalam menggunakan timbangan dacin. Karena timbangan dacin memerlukan perlakuan khusus dalam memasang dan menggunakannya.


Terlebih timbangan dacin memiliki banyak resiko bagi kader karena berpotensi terpukul besi pengukur. "Di posyandu biasanya disediakan satu timbangan dacin dengan dua model sarana penggantung," ucap Rina.


Ia menjelaskan, posyandu menyediakan dua model sarana penggantung yang berupa kain. Terdapat model kain biasa dan model celana. Penggunaan penggantung ini disesuaikan umur anak, sekaligus memperhatikan kondisi anak. Apabila anak yang sudah bisa berjalan maka menggunakan kain penggantung model celana. Hal ini diperlukan agar anak merasa nyaman.


Secara keseluruhan timbangan dacin hampir sama dengan timbangan untuk mengukur benda seperti beras. Bahkan cara pengoperasiannya sama dengan timbangan tipe sejenis. Dibutuhkan ketelitian dalam menggunakan dan menempatkan timbangan. Agar terhindar dari kesalahan ukur maupun risiko yang melukai kader ataupun anak yang ditimbang.


Saat posyandu telah didirikan, timbangan dacin disediakan oleh Dinas Kesehatan setempat dengan berkordinasi melalui kalurahan. Apabila mengalami kerusakan, maka kalurahan yang bertanggungjawab memperbaiki.

Baca Juga: Lewat Posyandu, Kader Pelita Hati Serpeng Lor Semanu Cegah Polio Hingga tunting pada Anak


Timbangan dacin yang rusak dan tak bisa diperbaiki, maka kalurahan dapat mengusulkan kembali ke dinas terkait. "Sekarang sudah beralih ke timbangan antropometrik, hampir di seluruh posyandu," ucap Rina.


Ia menjelaskan, timbangan dacin ditinggal karena keakuratan dan detail hasil pengukuran yang kurang valid. Timbangan dacin memiliki detail ukuran hanya di angka 0,1. Sedangkan timbangan antropometrik mampu menimbang detail hingga 0,01.


Detail pengukuran dinilai cukup berpengaruh terhadap interpretasi kader dalam mengidentifikasi anak-anak. Banyak terjadi kesalahan interpretasi karena kurang akuratnya timbangan dacin. Rina mencontohkan, di zaman dulu banyak anak yang dianggap stunting karena berat tubuh dinilai kurang. Sehingga angka stunting cenderung tinggi.


Kendati telah diganti, ia tak menampik perihal berjasanya timbangan dacin. Bahkan dirinya memiliki pengalaman dan kesan mendalam selama menggunakan timbangan dacain. Saat menggunakan timbangan terkadang ada anak yang ketiduran di timbangan karena merasa sedang dalam buaian ayunan. (gas/laz)

Editor : Satria Pradika
#Alat Mengukur Barang #bobot balita #Timbangan dacin #oldies #dinkes #Kulon Progo #dinas kesehatan #pos pelayanan terpadu #Timbangan Balita #posyandu