RADAR JOGJA - Kursi pentil menjadi kenangan bagi mayoritas masyarakat Bantul, termasuk Rina Muslimatun. Itu lantaran sangat dekat pada masa silam dan selalu menghiasi rumah warga. Sekarang, pengguna serta pembuatnya semakin sedikit.
Kini kursi pentil sangat jarang ditemuinya. "Dahulu kursi pentil menjadi sangat akrab tetapi sekarang sudah jarang. Orang tua saya sering buat kursi itu," katanya Jumat (10/5).
Namun sekarang kursi pentil posisinya digeserkan dengan kursi kayu pada umumnya. Tetapi kenangannya sangat akrab dengannya. Kursi pentil sekarang posisinya sangat jarang ditemui.
Kendati begitu, bagi generasi lawas, kursi pentil sangat begitu akrab karena memang menghiasi hari-harinya. Apalagi bagi segelintir orang seperti Rina. Dia pernah memilikinya.
Ia mengaku, sekarang kursi pentilnya sudah hilang entah ke mana. Itu lantaran karena kondisinya sangat memprihatinkan sehingga digantikan dengan kursi kayu. Penggunaannya yang sangat lama dan didudukin banyak orang, sehingga kursi pentil menjadi sangat memprihatinkan.
Kendati begitu, kursi pentil menjadi kenangan kolektif bagi keluarga Rina. Itu lantaran karena bertahun-tahun kursi pentil sangat akrab baginya.
Rian memaparkan, sekarang penjualnya sangat jarang.
Kondisi itu karena memang posisi kursi pentil tergantikan dengan kursi lainnya. Sekarang mayoritas kursi berbahan kayu. Namun sangat begitu akrabnya kursi pentil karena nyaman ketika diduduki. (rul/laz)
Editor : Satria Pradika