Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenal Komunitas Drummer Guyub Jogja Mau Dangdut, Pop, atau Rock, Drum Pasti Berpengaruh

Wulan Yanuarwati • Minggu, 19 November 2023 | 19:05 WIB

 

Anggota DGYK saat berkumpul
Anggota DGYK saat berkumpul

 

RADAR JOGJA -Komunitas Drummer Guyub Yogyakarta (DGYK) dibentuk sejak 2016, merupakan kumpulan para drummer Jogja segala usia. Mulai anak sekolah Dasar (SD) hingga usia 40 tahuan-an.


"Awalnya dari teman-teman ngajakin minta sticking bareng lalu mulai nambah. Banyak hal yang bisa diobrolin selain teknik dari pengalaman teman-teman yang udah senior. Misal kenapa bisa bertahan selama puluhan tahun, bisa ditanyakan dan pelajaran," ujar Ketua DGYK Dedhy Dwi Andono Putro, Jumat (17/11).


Selain itu, juga ada sesi sharing pengalaman dan pembelajaran dengan orang yang berkaitan langsung dengan drummer. Misalnya saja berbincang dengan sound engenier.

 

Setidaknya ada 300-an orang telah tergabung dalam grup whatsapp. Itupun banyak yang tidak terdata. Meski begitu, kegiatan yang dilakukan cukup positif. Bahkan sudah merilis 3 album, Drum Speak #1 hingga #3."Kami sudah ada tiga album untuk karya sendiri. Drum Speak 1-3 jadi semua dia. Bentuknya instrumental," ujarnya.


Dalam waktu dekat, DGYK akan merilis album keempat dengan melibatkan delapan drummer. Hal yang menarik lainnya ialah akan melibatkan seniman difabel untuk gambar art work-nya. "Lihat getaran hingga dibacakan pakai bahasa isyarat yang ternyata bahasa isyarat custom," lanjutnya.


Instrumen drum, kata dia, akan tetap digemari banyak kalangan. Sebab memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan manusia, tidak akan pernah lepas."Apa pun, itu mau main dangdut, pop, rock, apa pun pasti berpengaruh. Festival apapun pasti ramai jadi sebenarnya masih apik," jelasnya. 


Dia berharap ke depan komunitas dapat terus berkembang. Harapannya bisa melakukan dokumentasi dan pengarsipan. Sehingga semua pemain drum bisa terdokumentasi dan bisa dicari dengan mudah."Memang lebih pencatatan, dan membagikan hal-hal selain teknis karena banyak di luar teknis perlu dipelajari juga," imbuhnya. (lan/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#drum #komunitas