RADAR JOGJA - Lokasi Azen Coffe Malioboro bisa dibilang strategis. Berada di Jalan Suryatmajan di sisi timur gedung Kepatihan. Cocok untuk didatangi wisatawan saat berada di kawasan Malioboro. Bangunannya khas Belanda dengan berbagai ornamen, cocok untuk dijadikan spot foto.
Owner Azen Coffee Malioboro Muhammad Yofian Roesjdiansyah mengatakan, kedai kopi miliknya berawal dari tempat untuk makan tamu hotel. Namun karena pandemi, dialihkan menjadi parkiran motor.
"Setelah itu kami dari pihak penggelola mencoba mengolah ulang tempat tersebut. (Nama Azen, Red) diambil dari nama kakek yang bernama Achmad Zein Kadir," ujarnya Jumat (20/10).
Meski berada di tengah kota, harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 30 ribu. Hal ini dilakukan agar seluruh kalangan tetap bisa menikmati kopi di lokasi yang terbilang premium.
"Misi khusus yang kami bawakan adalah meskipun terletak di dekat Malioboro, kami tetap memberi harga yang kompetitif," ujarnya.
Barista Azen Coffee Malioboro Peggy Caesari mengatakan, ada beberapa menu khas yang digemari pengunjung. Mulai dari butterscotch coffee, raspberry mocktail, hingga kopi soda. Sedangkan untuk menu makanan, ada chicken wings hingga rendang. “Banyak bule yang mencicipi rendang dan suka," sebut mahasiswi akhir Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) ini.
Dia mengaku senang bekerja di Azen Coffee Malioboro. Selain mengisi waktu luang, Peggy juga banyak belajar di bidang pekerjaan yang saat ini ditekuninya. (lan/eno)
Editor : Satria Pradika