Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dengan Topping Melimpah, Cocok untuk Lidah Milenial 

Iwan Nurwanto • Minggu, 17 September 2023 | 16:50 WIB

 

BEDA: Pemilik Bubur Bakar 221, Wiwik, saat menyajikan bubur bakarnya pada Jumat (15/9).IWAN NURWANTO/RADAR JOGJA
BEDA: Pemilik Bubur Bakar 221, Wiwik, saat menyajikan bubur bakarnya pada Jumat (15/9).IWAN NURWANTO/RADAR JOGJA


RADAR JOGJA - Pecinta kuliner pagi mungkin harus mencoba Bubur Bakar 221 di Tundan, Sumberadi, Mlati, Sleman ini. Kuliner ini cocok bagi generasi milenial, karena memiliki topping yang melimpah dan disajikan saat panas-panasnya. Harganya pun cukup terjangkau.

Bubur Bakar 221 sudah berdiri sejak tahun tiga tahun lalu dan sudah lama menjadi salah satu jujugan bagi para pemburu sarapan. Tekstur buburnya tergolong lembut dan disajikan panas diatas clay pot yang sebelumnya dibakar di atas tungku api.

Selain itu, sajian Bubur Bakar 221 juga memiliki topping yang melimpah bertabur jagung muda, kacang tanah, smoked beef, sosis, bakso, potongan daging ayam, tahu, dan telur ayam kampung. Meski terkesan mewah, harga buburnya tergolong cukup terjangkau, karena satu porsi bubur lengkap hanya dihargai Rp. 12 ribu dan Rp. 16 ribu jika ditambah telur.


Pemilik Bubur Bakar 221 Wiwik mengatakan, kuliner bubur bakarnya didirikan 2020 lalu dan hanya buka pada akhir pekan saja. Yakni dari pukul 06.00 sampai 10.00 pada Jumat, Sabtu, dan Minggu. Namun meski memiliki waktu buka yang terbatas, bubur bakar ini selalu menjadi jujugan para pemburu sarapan.

"Untuk bubur bakar dan kuliner kami lebih nikmat jika dimakan langsung, karena disajikan panas diatas clay pot. Karena itulah motto kami, lebih nikmat makan ditempat," ujar Wiwik kepada Radar Jogja, Jumat (15/9/23).


Ia mengaku, dalam sehari rata-rata bubur bakar yang laku bisa sampai 30 sampai 40 mangkok pada hari Jumat. Kemudian ketika akhir pekan di hari Sabtu dan Minggu Bubur Bakar 221 yang laku bisa lebih banyak, bahkan dapat mencapai 60 sampai 70 mangkok per hari.


Bubur Bakar 221 juga menjual varian kuliner lainnya yang disajikan panas diatas clay pot. Seperti kwetiau dan  sop ikan. Bubur Bakar 221 pun menjual gorengan dan beragam topping yang bisa ditambahkan di atas  makanan agar lebih nikmat.


Dalam hal fasilitas, pembeli juga tidak perlu khawatir, karena Bubur Bakar 221 sudah menyediakan kamar mandi dan memiliki lahan parkir yang cukup luas. Aksesnya pun cukup mudah karena hanya lima menit dari kantor pemerintahan Pemkab Sleman. Serta berdekatan dengan jalan utama KRT Pringgodiningrat dan Jalan Purbaya, Sleman."Aksesnya masuk melewati Jalan Sanggrahan," beber Wiwik.


Salah satu konsumen, Puspita mengaku, bahwa bubur bakar 221 memang memiliki tekstur yang lembut. Sebagai milenial, ia pun mengaku cocok dengan cita rasa dan topping yang melimpah dari kuliner tersebut."Sangat enak, buburnya gurih dan topping-nya melimpah," katanya. (inu/din)

Editor : Satria Pradika
#Sleman #Kuliner #bubur bakar