RADAR JOGJA - Dieng memiliki pesona alam luar biasa. Setiap orang yang berkunjung di Dieng dibuat takjub akan keindahannya.
Terletak di Jawa Tengah, Dieng mencangkup dua wilayah yaitu Kabupaten Wonosobo dan Banjar Negara. Letaknya sebelah barat kompleks pegunungan Sindoro dan Gunung Sumbing.
Dieng berasal dari gabungan kata dalam bahasa kawi. Di- berarti tempat atau gunung, dan Hyang bermakna dewa. Layaknya negeri kayangan, konon Dieng merupakan tempat dewa dan dewi bersemayam.
Dataran tinggi ini memiliki tinggi rata-rata di atas 2.000 meter dari permukaan laut (mdpl). Banyak orang menyebut dataran tinggi ini sebagai negeri di atas awan.
Dieng sering menjadi pilihan tempat berlibur. Di antara pengunjung ingin berwisata sekaligus menikmati golden sunrise (matahari terbit) dan sunset (matahari tenggelam) di negeri atas awan itu.
Tak khayal, bukan hanya warga lokal yang terpikat. Tetapi juga turis manca negara.
Sebagai gambaran, Dieng dikelilingi Gunung Prau, Sindoro, Sumbing, Pakuwaja dan lain sebagainya. Dan yang tak kalah memikat, Telaga Menjer-nya.
Telaga Menjer terletak di Desa Maron, Kecamatan Garung, Wonosobo.
Telaga ini alami. Terbentuk dari letusan Gunung Pakuwaja yang memiliki kedalaman sekitar 45 meter.
Keindahan di Telaga Menjer membuat betah pengunjung berlama-lama disana untuk sekedar duduk menikmati suasana yang asri dengan lukisan Sang Agung yang tiada tara.
Selain menjadi objek wisata, fungsi lain dari Telaga Menjer adalah sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).
Pemandangan Telaga Menjer dapat dinikmati dari atas, namun memperlukan pendakian di Bukit Seroja.
Pemandangan yang disuguhkan dikawasan ini selain air telaga yang berwarna kehijauan juga terdapat pepohonan dan lembah yang menambahkan keindahan di kawasan Telaga Menjer.
Namun, karena telaga ini dalam, sehingga pengunjung tidak dianjurkan untuk berenang di kawasan telaga. Sebab berbahaya.
Untuk menjangkau wilayah ini, memerlukan waktu 50 menit dari kota Wonosobo.
Perjalanan untuk sampai ke Telaga Menjer terbilang mudah. Hanya saja jalannya berkelok-kelok dan menanjak.
Biaya masuknya cukup murah. Untuk usia balita hingga dewasa sama, dipungut biaya Rp 5.000.
Namun jangan khawatir tempat parkir di lokasi ini luas dan terbagi menjadi tiga lapangan.
Setelah masuk, pengunjung dapat menikmati keindahan Telaga Menjer dengan menjajal spot-spot tempat duduk di seputar pinggiran telaga.
Bila tak ingin kotor karena duduk di tanah, jangan khawatir. Sebab, ada penyewaan kursi camping yang dibanderol Rp 10.000. Kemudian penyewaan tripod dengan harga Rp 10.000.
Serta terdapat jasa perahu yang siap mengantarkan pengunjung berkeliling ke Telaga Menjer. Dengan jarak tempuh selama 30 menit, maka biaya sewa sebesar Rp 25.000 per orang untuk sekali putaran perairan Telaga Menjer. (Dok Putri Hanna Faridah)
Editor : Meitika Candra Lantiva