Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Padukuhan Paten Pasok Aglaonema hingga ke Berbagai Daerah

Iwan Nurwanto • Minggu, 3 September 2023 | 19:00 WIB
PENGHOBI: Kelompok Tani Javaglonema Padukuhan Paten, Tridadi, Sleman saat menggelar kontes aglaonema beberapa waktu lalu.IWAN NURWANTO/RADAR JOGJA
PENGHOBI: Kelompok Tani Javaglonema Padukuhan Paten, Tridadi, Sleman saat menggelar kontes aglaonema beberapa waktu lalu.IWAN NURWANTO/RADAR JOGJA

RADAR JOGJA - Pengembangan desa wisata tidak melulu tentang destinasi atau objek wisata. Kelompok Tani Javaglonema di padukuhan Paten, Tridadi, Sleman mencoba memaksimalkan tanaman hias sebagai daya tarik bagi wisatawan. Bahkan desa tersebut juga berkomitmen untuk menjadi pemasok aglaonema bagi para penghobi tanaman hias tersebut di lingkup nasional.


Pembina Kelompok Tani Javaglonema Raden Agus Choliq mengatakan, sudah hampir selama 1,5 tahun ini masyarakat padukuhan Paten fokus mengembangkan tanaman hias aglaonema. Upaya tersebut juga diwujudkan melalui pembentukan Kelompok Tani Javaglonema yang saat ini anggotanya sudah berjumlah seratusan orang.


Agus menyatakan, pihaknya juga berkomitmen untuk membentuk padukuhan Paten sebagai desa wisata aglaonema. Sehingga harapannya para penghobi aglaonema dari berbagai daerah bisa datang dan mencari tanaman hias tersebut di desa tersebut.


Dia pun memiliki target, kalau kedepannya padukuhan Paten juga bisa menjadi sentra budidaya tanaman hias aglaonema. Lalu dapat menjadi pemasok tanaman bernama lain Sri Rejeki tersebut dalam lingkup nasional.


Agus menilai, potensi budidaya tanaman hias aglaonema dalam negeri cukup bagus. Sebab sejak 2004 kebutuhan terhadap tanaman hias aglaonema di Indonesia masih mengandalkan pasokan dari luar negeri atau negara-negara tetangga. "Kami menilai tanaman hias aglaonema bisa menjadi potensi wisata, dan berharap ketika muncul petani aglaonema di Padukuhan Paten bisa muncul subtitusi (pengganti) dari impor," ujar Agus saat ditemui belum lama ini.


Adapun upaya untuk mengembangkan padukuhan Paten sebagai desa wisata aglaonema juga telah diwujudkan Kelompok Tani Javaglonema melalui kontes tanaman hias bertajuk Javaglonema Aglocontest 2023. Kegiatan yang dilaksanakan pada awal bulan Agustus itu berhasil menggaet peserta dari berbagai daerah. Seperti dari Magelang, Solo, Depok, Temanggung, Salatiga, dan Pasuruan.
Ketua Panitia Javaglonema Aglocontest 2023 Ahmad Hanif Irfani mengungkapkan, adanya kontes tersebut diharapkan bisa menggairahkan kembali hobi tanaman hias aglonema. Serta menjadi wadah silahturahmi bagi para penghobi tanaman tersebut.


Menurutnya, kontes itu juga merupakan wujud komitmen para anggota kelompok tani untuk menjadikan Padukuhan Paten sebagai desa wisata. Serta menjadi menambah semangat para anggota Kelompok Tani Javaglonema untuk membudidayakan aglonema berkualitas. "Kegiatan itu sekaligus soft launching Padukuhan Paten menuju ke desa wisata aglaonema di tahun 2024 mendatang," terang Ahmad. (inu/pra)

Editor : Satria Pradika
#tanaman hias #Javaglonema Aglocontest