Anggaran Stunting Dipastikan Naik di 2027, Eko Suwanto: Kita Perjuangkan Lebih dari Rp 120 Juta

Kusno S Utomo • Dipublikasikan Senin, 31 Agustus 2026 | 08:00 WIB
MAKANAN SEHAT: Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto (dua dari kiri) menjelaskan berbagai program mengatasi stunting di antaranya dengan dukungan anggaran yang terus meningkat untuk 45 kelurahan se -Kota Yogyakarta.
MAKANAN SEHAT: Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto (dua dari kiri) menjelaskan berbagai program mengatasi stunting di antaranya dengan dukungan anggaran yang terus meningkat untuk 45 kelurahan se -Kota Yogyakarta.

 

 

 

Ketua Komisi A DPRD DIY Perjuangkan Kenaikan Anggaran Penanganan Stunting 2027

Setiap Kelurahan Tahun Lalu Rp 100 Juta, Tahun Ini Rp 126 Juta

Ketua Komisi A DPRD DIY ikut menghadiri Festival Mustika Rasa. Acara berlangsung di Alun-Alun Selatan Keraton Yogyakarta, selama dua hari Sabtu (29/8) dan Minggu (30/8). Hadir juga dalam kegiatan itu Ketua DPRD DIY Nuryadi dan Wakil Ketua Komisi X DPR RI Maria Yohana Esti Wijayati. Festival Mustika Rasa berjalan meriah. Disemarakan dengan senam Cinta Nusantara, pemeriksaan gratis, hadirnya ratusan kuliner nusantara dan  panggung hiburan.

 Eko menilai, Festival Mustika Rasa mengajak warga bisa hidup sehat. Tercukupi kebutuhan gizi pangan masyarakat. Dia merasakan dengan berkegiatan senam sehat, lalu berkunjung ke stand UMKM yang menggelar aneka kuliner nusantara menemukan banyak potensi olahan pangan sehat. “Enak dan murah yang patut dikembangkan untuk pangan lokal,” katanya kemarin (30/8).

Ke depan, Eko mendorong Pemda DIY bisa menjamin pangan yang enak sehat dan murah bagi masyarakat. Salah satunya dengan anggaran untuk mengatasi stunting. Dipenuhinya dukungan makanan yang sehat bagi calon pengantin, ibu hamil, ibu baru melahirkan, ibu menyusui dan balita. Dengan menu seperti di Buku Mustika Rasa, Eko optimistis stunting akan dapat diatasi. “Tentu didukung dengan lingkungan yang baik," kata anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY ini.

Eko menambahkan, tahun lalu, 2025 setiap kelurahan di Kota Yogyakarta mendapatkan anggaran 100 juta. Selanjutnya, tahun ini 2026 naik menjadi 120 juta per kelurahan.  Dia memastikan angaran penanganan stunting bagi 45 kelurahan se-Kota Yogyakarta  dipastikan naik pada tahun depan, 2027. “Lebih dari  Rp 120 juta. Namun angka pastinya berapa, mohon doa dan dukungan masyarakat, sedang kami perjuangkan", tegas wakil rakyat dari Dapil Kota Yogyakarta ini.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyatakan antusiasme masyarakat cukup besar termasuk saat pemeriksaan kesehatan gratis.  Semua warga dilayani. “Kalau tekanan darah tinggi kami sediakan obatnya. Alhamdulillah yang periksa 500 orang lebih," kata Hasto yang hadir di sela acara festival.

Festival Mustika Rasa 2026 disebut menjadi bagian dari komitmen menggelorakan semangat berdikari menciptakan kecukupan gizi masyarakat Indonesia. Mustika Rasa pernah disampaikan Presiden RI Soekarno. Materinya menurut Sekjen DPP PDU Perjuangan Hasto Kristiyanto sangat lengkap. Dalam satu buku tebal. “Resep mendidik rakyat agar kita memiliki gizi, yang cukup, bisa ditanam di sekitar kita," kata Hasto Kristiyanto.

Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto
Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto

 

Melalui buku Mustika Rasa, yang diaktualkan dalam festival kuliner di Yogyakarta  menunjukkan, Indonesia kaya dengan bahan makanan dan bumbu yang luar biasa. Karena itu, perlu dihadirkan inovasi standar rasa dan kemasan lebih menarik.  Hasto ikut  merasakan ice cream yang dari bahan kimpul. “Patut dipatenkan, enak sekali. Lalu ada brongkos dan lain-lain," ceritanya.

Presiden kelima RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengingatkan pentinya terus menggali potensi seluruh kuliner dari desa. Membentuk khasanah kebudayaan dalam budaya nusantara.  Itu tercermin dengan adanya 100 stan pelaku UMKM selama festival berlangsung. Menyajikan beragam hidangan tradisional khas DIY dan Jawa Tengah. Kuliner langka nusantara maupun produk fesyen serta kerajinan lokal. Festival Mustika Rasa mengangkat keberagaman menu tradisional warisan Bung Karn menjadi bukti Indonesia kaya dengan kuliner tradisional. (Kusno S Utomo))

 

 

Editor : Jihad Rokhadi
DPRD DIY. Eko Suwanto Stunting dprd diy Anggaran