RADAR JOGJA - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, kisah-kisah mistis ternyata tidak ikut menghilang. Sebaliknya, urban legend justru menemukan ruang baru untuk berkembang melalui media sosial. Berbagai cerita tentang lokasi angker, penampakan makhluk gaib, hingga pengalaman horor kini dengan mudah tersebar melalui video pendek di TikTok, unggahan Instagram, maupun utas di platform X.
Fenomena tersebut membuat urban legend kembali menjadi perbincangan, terutama di kalangan generasi muda. Konten bertema horor kerap menarik jutaan penonton karena memadukan unsur misteri, rasa penasaran, dan pengalaman yang diklaim pernah dialami seseorang. Tak sedikit pula kreator konten yang mengangkat kisah-kisah lama dari berbagai daerah dan mengemasnya dengan gaya bercerita yang lebih modern.
Baca Juga: Fenomena "Takut Menikah" Ramai di Media Sosial, Mengapa Gen Z Kian Ragu Melangkah ke Pelaminan?
sejumlah lokasi kerap dikaitkan dengan cerita mistis yang telah berkembang selama bertahun-tahun. Mulai dari kawasan yang dianggap angker hingga kisah-kisah yang diwariskan secara turun-temurun. Meski belum dapat dibuktikan kebenarannya, cerita tersebut tetap hidup karena terus diceritakan kembali, baik secara lisan maupun melalui media digital.
Urban legend merupakan bagian dari folklor atau cerita rakyat yang mencerminkan nilai, kepercayaan, dan cara masyarakat memaknai suatu tempat atau peristiwa. Karena itu, keberadaan urban legend tidak selalu harus dipahami sebagai fakta, melainkan sebagai warisan budaya yang berkembang mengikuti perubahan zaman. Di era digital, penyebarannya bahkan menjadi jauh lebih cepat karena didukung algoritma media sosial yang cenderung menampilkan konten dengan tingkat interaksi tinggi.
Baca Juga: Cerita Ketua BGN soal Makan Telur hingga Bisulan Jadi Sorotan, Ahli Gizi Beri Penjelasan
Di balik popularitasnya,Tidak semua kisah yang viral memiliki dasar fakta atau bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Namun, selama dipahami sebagai bagian dari budaya dan hiburan, urban legend tetap menjadi salah satu cerita yang mampu menjaga rasa ingin tahu sekaligus memperkaya khazanah cerita rakyat Indonesia di tengah arus modernisasi.
Editor : Iwa IkhwanudinSumber : Berbagai Sumber