Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Deretan Kisah Mistis di UGM: Dari Balairung hingga FIB, Kampus Bersejarah yang Penuh Cerita Gaib

Magang Radar Jogja • Minggu, 12 Oktober 2025 | 04:15 WIB
Ilustrasi hantu gentayangan.
Ilustrasi hantu gentayangan.

RADAR JOGJA – Setiap kampus di Indonesia memiliki kisah unik yang menyertainya, termasuk Universitas Gadjah Mada (UGM) di Yogyakarta.

Berdiri pada tahun 1949, tak lama setelah Indonesia merdeka, UGM dikenal sebagai universitas negeri pertama di tanah air.

Selain prestasi akademiknya yang gemilang, kampus ini juga menyimpan berbagai kisah mistis yang diwariskan dari generasi ke generasi.

1. Gedung Pusat UGM (Balairung): Jejak Sosok Meneer Belanda dan Pintu Misterius

Gedung Pusat UGM, atau Balairung, merupakan bangunan ikonik yang hingga kini masih mempertahankan arsitektur kolonialnya.

Aura bangunan tua ini kerap membuat pengunjung merinding, terutama saat malam tiba.

Salah satu kisah paling terkenal adalah penampakan Meneer Belanda.

Konon, sosok pria berwajah Eropa ini pernah muncul ketika sekelompok mahasiswa tengah mengerjakan tugas di gedung rektorat.

Saat salah satu dari mereka menjatuhkan pena, ia melihat bahwa kaki pria tersebut tidak menapak lantai.

Ketika berpamitan, pria itu hanya berbisik, “Kamu mau pulang karena sudah malam, atau karena sudah tahu?” Kalimat itu menjadi legenda yang terus diceritakan ulang oleh mahasiswa UGM.

Kejadian aneh lainnya juga datang dari kisah mahasiswa yang sempat “terkunci” di kamar mandi Balairung.

Lokasi kamar mandi yang berada di ujung lorong gelap membuat suasananya makin menegangkan.

Saat mencoba membuka pintu, tak ada reaksi sama sekali, bahkan sinyal ponselnya menghilang.

Setelah berdoa dan berusaha menenangkan diri, pintu tiba-tiba terbuka dengan sendirinya, disusul suara keras seolah ada yang menutup dari dalam.

2. Jembatan Perikanan: Sosok “Rohana” di Jembatan Perawan

Jembatan yang menghubungkan Fakultas Perikanan dan Fakultas Kedokteran Hewan ini dikenal luas dengan nama Jembatan Perawan.

Saat siang hari, jembatan ini ramai oleh mahasiswa yang melintas.

Namun selepas malam, suasananya berubah menjadi sunyi dan menegangkan.

Menurut cerita, sosok perempuan berkerudung bernama “Rohana” sering terlihat berdiri di atas jembatan itu saat malam hari.

Saat diperhatikan, sosoknya tiba-tiba terjatuh ke bawah.

Namun, ketika dicari di area bawah jembatan, tidak ditemukan siapa pun.

Hingga kini, penampakan “Rohana” masih menjadi misteri yang sulit dijelaskan.

3. Bundaran Teknik: Larangan Menyanyikan Lagu Gugur Bunga

Di kawasan Bundaran Teknik UGM, beredar mitos yang sudah lama dipercaya mahasiswa: siapa pun yang menyanyikan lagu Gugur Bunga di sekitar tugu teknik pada malam hari akan menjumpai makhluk gaib.

Diyakini, jika seseorang mencium bau harum saat menyanyikan lagu itu, berarti makhluk tersebut masih berada jauh.

Namun, jika bau harum itu perlahan menghilang, tandanya sosok itu sudah mendekat.

Tak sedikit mahasiswa yang mengaku merinding hanya mendengar cerita ini.

4. FEB: Legenda “Mbak Yayuk”, Mahasiswi yang Tak Lulus Skripsi

Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) juga dikenal memiliki cerita menyeramkan.

Sosok perempuan bernama “Mbak Yayuk” diyakini sebagai arwah mahasiswa yang bunuh diri akibat skripsinya ditolak dosen pembimbing.

Penampakannya digambarkan sebagai wanita muda berpenampilan seperti mahasiswi tempo dulu, sering terlihat berjalan di koridor fakultas.

Beberapa saksi bahkan mengaku melihatnya menyeberang ke Fakultas Ilmu Budaya (FIB), seolah mencari sesuatu yang belum terselesaikan.

5. FIB: Gedung Soegondo dan Penunggu yang Tak Tampak

Di Fakultas Ilmu Budaya, kisah mistis justru datang dari Gedung Soegondo, gedung baru yang konon tidak “direstui” oleh penghuni lama kawasan itu.

Sejumlah mahasiswa mengaku melihat penampakan “mahasiswa” yang duduk diam di kelas kosong atau seorang pria yang menuruni tangga pada tengah malam.

Gedung tujuh lantai ini dipercaya memiliki lantai tertentu yang menjadi “pusat” energi dari penunggu tersebut.

Walau sebagian besar kisah ini dianggap sekadar cerita turun-temurun, bagi sebagian mahasiswa dan staf yang pernah mengalaminya langsung, pengalaman mistis di UGM menjadi pengingat bahwa sejarah panjang universitas ini bukan hanya tersimpan dalam arsip akademik, tetapi juga di balik dinding-dinding tuanya yang menyimpan banyak misteri. (Retno Anggi Kusuma Dewi)




Editor : Meitika Candra Lantiva
#FIB #UGM #Kampus #bersejarah #Balairung #kisah mistis