Bangunan itu sudah lebih dari 12 tahun terbengkalai setelah tersiar kabar bahwa pemilik sebelumnya menganut ajaran sesat dan melakukan ritual pemujaan iblis.
Kondisi rumah kini tidak terawat. Pepohonan liar menjulang tinggi menutupi sebagian besar bangunan.
Retakan pada dinding serta atap yang rusak menambah kesan angker, meski sebagian strukturnya masih terlihat kokoh.
Catatan warga sekitar menyebutkan, rumah ini dahulu sering dipakai untuk ritual aneh. Suara doa dan mantra tidak lazim kerap terdengar dari dalam bangunan.
Seiring waktu, cerita mistis berkembang. Berbagai penampakan gaib dikaitkan dengan rumah tersebut, mulai dari pocong, kuntilanak, hingga sosok bertanduk yang diyakini sebagai iblis.
Mereka yang pernah memberanikan diri masuk mengaku merasakan suasana berbeda. Hawa berat dan energi negatif seolah menyelimuti ruangan.
Di balik sebuah lemari besar dekat pintu utama, terdapat ruang rahasia yang dipercaya sebagai lokasi ritual utama.
Saat ini, ruangan tersebut tampak rusak dengan lantai penuh coretan cat, sofa reyot, hingga simbol pentagram. Patung-patung rusak yang berserakan semakin memperkuat kesan mistis.
Meski sebagian besar bangunan sudah lapuk, rumah yang diduga pernah menjadi tempat sekte pemuja iblis ini tetap menyimpan cerita kelam.
Bagi warga sekitar, keberadaan rumah tersebut bukan sekadar bangunan kosong, melainkan simbol misteri yang belum terpecahkan hingga kini.
Penulis : Arsy Apriliany Munawaroh