Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gak Cuma di Indonesia, Kuntilanak Juga Punya Versi Mancanegara yang Bikin Merinding!

Meitika Candra Lantiva • Jumat, 21 Februari 2025 | 03:25 WIB
CAPTION: Hantu Perempuan Terkenal dari Berbagai Negara.
CAPTION: Hantu Perempuan Terkenal dari Berbagai Negara.

RADAR JOGJA - Kuntilanak atau Pontianak adalah sosok hantu perempuan dalam mitologi Indonesia dan Malaysia yang dikenal sebagai arwah gentayangan perempuan yang meninggal saat hamil atau melahirkan.

Namun, di berbagai belahan dunia, terdapat makhluk serupa dengan ciri khas yang berbeda.

Berikut beberapa jenis hantu perempuan yang menyeramkan dari berbagai budaya:

1. Pontianak atau Kuntilanak (Indonesia & Malaysia)

Pontianak digambarkan sebagai wanita berpakaian putih dengan rambut panjang yang menutupi wajahnya.

Ia sering muncul di malam hari, terutama saat bulan purnama, dan dikenal dengan suara tawa menyeramkan yang menandakan kehadirannya.

Pontianak sering dikaitkan dengan bau melati, dan konon bisa berubah menjadi manusia cantik untuk memikat korban sebelum menerkam mereka.

2. La Llorona (Meksiko & Amerika Latin)

Dikenal sebagai "Wanita Menangis," La Llorona adalah roh seorang ibu yang membunuh anak-anaknya dengan menenggelamkan mereka di sungai karena cemburu atau patah hati.

Setelah menyadari kesalahannya, ia bunuh diri dan kini gentayangan, menangis di malam hari sambil mencari anak-anak untuk dibawa ke alam baka.

Kisahnya banyak diceritakan di Amerika Latin sebagai peringatan bagi anak-anak yang berkeliaran sendirian di malam hari.

Baca Juga: Prediksi Anderlecht vs Fenerbahce Europa League Jumat 21 Februari Kick Off 03.00, H2h dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya?


3. White Lady (Eropa & Amerika Serikat)


White Lady adalah legenda umum di berbagai negara Barat, sering dikaitkan dengan arwah wanita yang meninggal tragis, biasanya karena pengkhianatan, kecelakaan, atau kekerasan dalam hubungan.

Sosok ini digambarkan mengenakan gaun putih panjang dan sering terlihat di jalanan sunyi, hutan, atau kastil tua.

Beberapa versi mengatakan bahwa White Lady adalah pertanda kematian bagi orang yang melihatnya.


4. Kuchisake-onna (Jepang)


Legenda Jepang ini bercerita tentang seorang wanita dengan wajah terbelah dari telinga ke telinga.

Konon, ia dibunuh oleh suaminya yang cemburu dan kini berkeliaran di malam hari mengenakan masker bedah.

Ia akan bertanya kepada orang yang ditemuinya, "Apakah aku cantik?" Jika mereka menjawab "tidak," ia akan membunuh mereka, dan jika mereka menjawab "ya," ia akan membuka maskernya dan bertanya lagi.

Jawaban apa pun dapat berujung pada kematian korban.


5. Phi Tai Hong (Thailand)


Phi Tai Hong adalah arwah wanita yang meninggal secara tragis, sering kali akibat kecelakaan atau pembunuhan.

Hantu ini dikenal sangat marah dan sulit untuk ditenangkan, karena meninggal dengan cara yang tidak wajar.

Di Thailand, ada kepercayaan bahwa Phi Tai Hong sangat berbahaya karena bisa mencelakai orang yang berada di sekitarnya.


6. Lady in Red (Kanada & Amerika Serikat)

Berbeda dengan White Lady, Lady in Red biasanya dikaitkan dengan tragedi cinta atau pengkhianatan.

Arwah ini sering dikatakan sebagai wanita yang meninggal karena pembunuhan atau bunuh diri setelah patah hati.

Ia sering terlihat di hotel atau teater tua, berjalan dengan gaun merah elegan, tetapi dengan aura kesedihan dan dendam.


7. Sundel Bolong (Indonesia)

Sundel Bolong sering disamakan dengan kuntilanak, tetapi memiliki ciri khas yang berbeda: punggungnya berlubang dan dipenuhi belatung.

Ia juga dikatakan sebagai arwah wanita yang meninggal saat hamil dan sering muncul untuk membalas dendam atau menggoda laki-laki.

Hantu-hantu ini menunjukkan bagaimana berbagai budaya memiliki cerita tentang roh wanita yang mengalami kematian tragis dan kembali untuk menuntut keadilan atau membalas dendam.

Meski memiliki ciri khas masing-masing, mereka semua memiliki satu kesamaan: menjadi simbol dari penderitaan dan ketidakadilan yang mereka alami dalam kehidupan mereka. (Adinda Fatimatuzzahra)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#sosok hantu perempuan #Malaysia #Budaya #kuntilanak #mitologi indonesia #Mancanegara #arwah gentayangan #Indonesia #bikin merinding