RADAR JOGJA - Gagak merupakan burung besar dengan suara khasnya, telah lama menjadi subjek antara mitos dan legenda di seluruh dunia.
Pada umumnya adanya gagak melambangkan kedukaan yaitu kematian, namun apakah itu fakta atau mitos? Mari kita bahas bersama.
Asal-usul mitos gagak dan kematian:
1. Simbolisme berwarna hitam: Karena warna hitam kerap disebut dengan warna kedukaan kesedihan, dan misteri maka simbol gagak ini memiliki aura yang negatif.
2. Perilaku pemulung: Gagak adalah hewan pemakan bangkai, sehingga hal ini memperkuat argumen bahwa antara gagak dengan kematian.
3. Legendan dan folklore: Pada beberapa legenda bahwa gagak ini pembawa pesan kematian dan datangnya malapetaka, seperti mitologi nordik, dan odin.
Lantas, menagapa mitos ini sangat sulit untuk dihilangkan?
Manusia cenderung mempunyai pola dalam segala hal, jadi jika mereka melihat burung gagak akan menghubungkan dengan keduanya yaitu kematian.
Mitos yang sudah berabad-abad akan sulit dihilangkan hal ini bisa dibilang menjadi warisan budaya dan adanya konfirmasi bias yaitu mempercayai akan hal tersebut, jadi kita lebih berhati-hati jika ada tanda-tanda mengenai hal itu.
Fakta ilmiah mengenai burung gagak
Ternyata gagak merupakan burung yang cerdas yang sangat adaptif mereka mencari makanan di berbagai tempat, bangkai pun juga mereka makan sehingga dianggap sebagai pemulung dan mistis.
Selain itu, memiliki suara yang khas yang cukup menyeramkan ketika bunyi, dan kebetulan semata. (Julia Putri Nur Isma)