RADAR JOGJA - Padukuhan Kronggahan, Kalurahan Trihanggo, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman ternyata punya urban misteri yang melekat di masyarakat setempat.
Salah satunya mengenai sosok melegenda Nyai Ronggah.
Menurut cerita yang berkembang di masyarakat Nyai Ronggah sosok penuh aura misteri.
Dia digambarkan sebagai sosok perempuan yang memiliki kekuatan gaib besar.
Ada banyak cerita dan legenda tentang asal-usul Nyai Ronggah, meskipun secara umum Nyai Ronggah sering dihubungkan sebagai tokoh mistis dengan kekuatan ghaib yang melegenda.
Dia disebut-sebut sebagai "orang pintar" dan dapat berkomunikasi dengan roh leluhur.
Konon selama hidupnya memiliki kemampuan mengendalikan alam, menyembuhkan penyakit, hingga dapat memberi petunjuk pada manusia.
Meskipun kisah tentangnya dipenuhi oleh mitos dan kemistisan, beliau juga dianggap sebagai sosok pelindung desa yang menjaga masyarakat dari banyak bahaya.
Kisah mengenai beliau telah diturunkan dari generasi ke generasi secara turun-temurun dan sampai kini juga masih banyak misteri yang belum terungkap, terutama tentang keberadaan makam beliau yang disebut "makam kronggahan".
Ritual tradisi
Biasanya di bulan Ruwah (Jawa) atau Syah'ban (Hijrah) masyarakat di Kronggahan sudah biasa melakukan ritual tradisional, yakni mengadakan tradisi upacara Nyadran yaitu upacara mendoakan leluhur yang telah meninggal dunia.
Biasanya tradisi itu dilaksanakan menjelang bulan Ramadhan akan tiba, yang diikuti oleh seluruh warga Kronggahan I dan Kronggahan II.
Prosesi upacara dilakukan ditempat Pemakaman Umum.
Terdapat dua pemakaman umum milik warga Kronggahan yaitu Makam Kyai Ronggah yang ada di sebelah timur Dusun dan Makam Nyai Ronggah yang ada di sebelah barat Dusun.
Untuk pelaksanaan tempat tradisi tiap tahun bergantian, dimana sebelum pelaksaan, seminggu atau dua minggu akan dilakukan "gesrik" yaitu kerja bakti membersihkan makam leluhur oleh ahli waris.
Masyarakat setempat juga meyakini bahwa leluhur mereka Kyai dan Nyai Ronggah adalah cikal bakal pendiri Dusun Kronggahan.
Sehingga demi mengenang nama leluhurnya, dua makam yang dekat dan dibatasi oleh jalan besar kabupatennya kemudian dinamakan seperti nama pendiri mereka.
Karena kisah dan tradisi tersebut maka makam ini dianggap keramat bagi masyarakat setempat.
Tidak jarang, makam ini dikunjungi orang-orang yang ingin berziarah, mendoakan, serta meminta berkah dari berbagai wilayah.
Karena masyarakat percaya bahwa Nyai Ronggah ialah sosok yang memiliki kekuatan ghaib yang besar maka makamnya dianggap sebagai tempat kramat nan sakral.
Makam Nyai Ronggah bukan hanya dianggap sebagai tempat peristirahatan sosok legendaris saja oleh masyarakat yang mempercainya.
Namun juga dijadikan simbol spiritual serta kebijaksanaan yang patut dihormati masyarakat.
Kisah mistis dan legenda makamnya memperkaya budaya dan tradisi yang ada, dan menjadikan warisan turun-temurun yang terus dijaga oleh generasi penerusnya. (Muhammad Affan Himawan)
Editor : Meitika Candra Lantiva