RADAR JOGJA - Jika kita berbicara mengenai makhluk halus di negeri ini, sudah pasti tidak ada habisnya.
Selalu saja terdapat makhluk yang belum kita ketahui, justru populer di tempat dia berasal.
Salah satu makhluk tersebut ialah Ilung Lanjang. Hantu ini terkenal di Pulau Bawean, pulau yang berada di tengah-tengah Pulau Jawa dan Kalimantan.
Hantu ini cukup dikenal oleh masyarakat yang berada di pulau tersebut.
Kenapa dinamakan Ilung Lanjang, karena sosok ini memiliki hidung yang sangat panjang, hidungnya itu juga berfungsi sebagai tongkat untuk berjalan.
Ilung Lanjang digambarkan sebagai orang tua yang keriput dengan badan yang membongkok ke depan.
Tanda-tanda kemunculannya ialah terdengar suara "gladuk ... gladuk ... gladuk" yang mengerikan.
Katanya, suara ini bersumber dari hidung panjangnya yang terhentak dengan permukaan tanah.
Jika suara ini semakin keras maka sosok Ilung Lanjang pun akan menampilkan siluetnya sambil berjalan tertatih-tatih.
Bukan hanya rupanya saja yang mengerikan, namun kisah dari makhluk ini juga tak kalah mengerikan.
Konon katanya, hantu ini akan datang ke rumah seseorang yang telah memiliki anak.
Namun, hantu ini tidak mendatangi secara acak, melainkan anak-anak yang nakal dan susah tidur saat malam hari telah tiba.
Baca Juga: Mengenal Nayla Naomi Tarigan, Mahasiswi Hukum yang Menyukai Dunia Kreatif
Ilung Lanjang pun akan menculik anak tersebut dan ditaruh di kuburan. Ada yang mengatakan, jika anak yang dibawa oleh Ilung Lanjang itu akan menjadi anak angkatnya.
Kisah mengerikan lainnya, hantu ini dipercaya bisa menyerap saripati manusia.
Dikisahkan, jika Ilung Lanjang akan mendatangi kuburan anak-anak berusia dibawah 5 tahun, kemudian dia akan menghisap saripati anak tersebut dengan cara menancapkan hidungnya ke dalam tanah.
Hidungnya lah yang menjadi senjata andalan untuk melakukan sesuatu.
Versi lain juga mengatakan, jika Ilung Lanjang ini digambarkan sebagai sosok yang memakan perempuan saat sedang beraktivitas pada malam hari.
Ilung Lanjang akan mengetuk pintu rumah perempuan tersebut kemudian berpura-pura membantunya, hal itu membuat perempuan yang menjadi targetnya tidak mengetahui tujuan aslinya.
Ilung Lanjang pun sambil mengamati rumah tersebut, jika tidak ada laki-laki maka riwayat hidup si perempuan akan tamat, karena Ilung Lanjang ini hanya takut dengan Laki-laki atau pria dewasa.
Terlepas dari kisahnya yang mengerikan, ternyata sosok Ilung Lanjang ini juga menjadi pembelajaran agar anak-anak tidak tidur terlalu larut.