Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Misteri dan Legenda di Balik Candi-Candi Jogja: Sejarah yang Tersembunyi

Meitika Candra Lantiva • Rabu, 26 Juni 2024 | 23:17 WIB
Candi-candi di Yogyakarta.
Candi-candi di Yogyakarta.

RADAR JOGJA - Jogja, sebuah kota yang dikenal sebagai pusat kebudayaan dan sejarah di Indonesia, memiliki banyak candi megah yang penuh dengan misteri dan legenda.

Candi-candi ini tidak hanya menjadi saksi bisu perjalanan sejarah, tetapi juga menyimpan berbagai kisah menarik yang berkembang ditengah masyarakat.

Buat kalian yang penasaran dengan berbagai kisah yang tersimpan pada candi-candi yang megah itu, mari bersama menelusuri beberapa candi di antaranya dan ungkap sejarah yang tersembunyi di balik keindahan arsitekturnya.

Candi Prambanan: Kisah Roro Jonggrang dan Seribu Candi

Candi Prambanan, salah satu candi Hindu terbesar di Indonesia, tidak hanya terkenal karena keindahan arsitekturnya, tetapi juga karena legenda yang menyelimutinya.

Menurut cerita rakyat yang secara turun-temurun dikisahkan, ada seorang putri cantik bernama Roro Jonggrang yang dipaksa menikah dengan Bandung Bondowoso, seorang pangeran sakti.

Untuk menolak lamaran tersebut, Roro Jonggrang meminta Bandung Bondowoso membangun seribu candi dalam satu malam.

Dengan bantuan makhluk gaib, Bandung hampir berhasil, namun Roro Jonggrang menggagalkan usaha tersebut dengan membangunkan ayam sebelum fajar.'

Merasa ditipu, Bandung mengutuk Roro Jonggrang menjadi arca ke-1000, yang konon bisa ditemukan di dalam kompleks candi ini.

Selain, kisah percintaan dari Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso terdapat juga mitos yang menyelimuti candi ini.

Menurut cerita yang beredar di masyarakat pada arca Dewi Durga yang berada di salah satu ruangan pada candi utama yakni candi Siwa setiap pada malam bulan purnama terdapat cahaya misterius yang muncul dari wajah arca tersebut dan konon dipercaya oleh masyarakat sebagai aura dari perwujudan Roro Jonggrang.

Sehingga, ketika cahaya misterius itu muncul dipercaya bahwa mereka yang belum punya pasangan ketika terkena cahaya tersebut akan segera menemukan pasangan hidupnya.


Candi Sewu: Kompleks Buddha dengan Aura Mistis


Candi Sewu, yang terletak tidak jauh dari Candi Prambanan, adalah salah satu kompleks candi Buddha terbesar di Jawa Tengah.

Nama "Sewu" yang berarti seribu, meskipun jumlah candinya tidak mencapai seribu, diyakini berasal dari legenda seribu candi yang sama dengan Prambanan.

Masyarakat setempat percaya bahwa candi ini dibangun dalam satu malam oleh para makhluk gaib.

Selain itu, ada cerita tentang suara gamelan mistis yang kadang terdengar pada malam-malam tertentu, menambah aura mistis candi ini.

Jika kalian berkunjung ke candi Sewu ini pasti pada gerbangnya kalian akan disambut oleh arca Dwarapala yang mengacu pada bahasa Sansekerta memiliki arti ‘penjaga pintu'.

Konon berdasarkan cerita masyarakat arca ini memiliki kekuatan magis yakni dapat hidup ketika mendeteksi aura kejahatan yang ingin menerobos masuk ke dalam candi tersebut.

Candi Sambisari: Candi yang Terkubur dan Ditemukan Kembali

Candi Sambisari adalah candi Hindu yang ditemukan secara tidak sengaja pada tahun 1966 oleh seorang petani yang sedang mencangkul sawahnya.

Candi ini terkubur hingga 6,5 meter di bawah tanah, diduga akibat letusan Gunung Merapi yang terjadi pada abad ke-10.

Penemuan candi ini membawa berbagai spekulasi dan cerita mistis tentang bagaimana candi bisa terkubur begitu dalam dan tetap utuh.

Masyarakat setempat sering menceritakan tentang penampakan makhluk gaib yang menjaga candi ini, menambah misteri di balik penemuannya.

Di balik konstruksi candi yang indah, menyimpan sensasi misterius.

Candi Ijo: Misteri Lokasi dan Ritual Kuno


Candi Ijo, yang terletak di atas bukit dengan pemandangan yang memukau, merupakan salah satu candi tertinggi di Jogja.

Candi ini tidak hanya menawarkan keindahan alam tetapi juga menyimpan cerita misterius.

Beberapa masyarakat percaya bahwa lokasi candi ini dipilih karena alasan spiritual dan sering digunakan untuk ritual kuno yang terkait dengan pemujaan terhadap roh leluhur.

Hingga kini, ada kepercayaan bahwa candi ini memiliki energi mistis yang dapat dirasakan oleh orang-orang yang sensitif terhadap energi spiritual.

Hal ini dapat dilihat dari dua buah prasasti yang terletak di teras ke sembilan.

Pada prasasti pertama terdapat kode F bertuliskan Bluyutan atau Guywan yang memiliki arti pertapaan.

Sedangkan pada prasasti kedua terdapat mantra kutukan yang disebutkan sebanyak 16 kali, yakni, “Om sarwwawinasa” yang dipercaya berkaitan erat dengan peristiwa di Jawa pada waktu itu.


Mengungkap Sejarah yang Tersembunyi


Candi-candi di Jogja tidak hanya menjadi tempat bersejarah yang menarik bagi para arkeolog dan sejarawan, tetapi juga merupakan sumber inspirasi bagi masyarakat setempat yang kaya akan cerita dan legenda.

Setiap candi memiliki kisahnya sendiri yang menambah daya tarik dan keajaiban tempat tersebut.

Meskipun sebagian besar cerita tersebut tidak dapat dibuktikan secara ilmiah, mereka tetap menjadi bagian penting dari warisan budaya yang memperkaya sejarah Jogja.


Dalam setiap kunjungan ke candi-candi ini, kita tidak hanya melihat keindahan arsitektur dan seni yang luar biasa, tetapi juga merasakan kehadiran masa lalu yang penuh dengan misteri dan legenda.

Sejarah yang tersembunyi di balik candi-candi Jogja memberikan pandangan yang lebih dalam tentang kebudayaan dan kepercayaan masyarakat di masa lampau.

Serta mengingatkan kita untuk selalu menghargai dan melestarikan warisan budaya yang telah ada sejak berabad-abad lalu. (Sergio Jubilleum Asqueli)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#candi #legenda #candi ijo #misteri #candi sewu #candi prambanan #sejarah #Warisan Budaya #Candi Sambisari #Tersembunyi #Jogja