RADAR JOGJA – Kisah-kisah gaib dan larangan saat mendaki gunung di Indonesia sepertinya telah menjadi hal yang umum dan makanan empuk bagi pendaki.
Bagi para pendaki gunung, setiap tujuan pendakian diyakini memiliki cerita mistis yang berbeda-beda.
Mulai dari kejadian tragis yang menimpa pendaki, legenda-legenda yang telah tersebar di sekitar gunung, hingga berbagai insiden lainnya menjadi faktor yang memperkuat kepercayaan akan keberadaan cerita-cerita gaib tersebut.
Ketika berbicara tentang gunung dengan reputasi mistis, tak dapat dipungkiri bahwa Gunung Salak di Jawa Barat selalu muncul dalam pembicaraan para pendaki.
Beberapa fakta terkait Gunung Salak yang dikutip dari Jawa Pos pada Selasa (14/5/2024), pastinya sudah tidak asing bagi para pendaki.
Kisah-kisah mistis, larangan-larangan, dan rute penerbangan pesawat yang berbahaya yang sering kali berujung pada kecelakaan fatal, semuanya telah menjadi legenda perkotaan yang melekat pada Gunung Salak.
Sejak zaman dahulu, Gunung Salak memang dikenal sebagai tempat yang angker di Jawa Barat, bahkan di seluruh Indonesia.
Meskipun begitu, masih ada banyak pendaki yang berani menguji keberaniannya dengan melakukan ekspedisi di gunung ini.
Namun, justru keangkeran inilah yang menjadi daya tarik bagi pengunjung atau pendaki untuk akhirnya memutuskan untuk mendaki Gunung Salak.
Banyak orang tertarik untuk memverifikasi kebenaran dari cerita-cerita mistisnya dan akhirnya memutuskan untuk melakukan pendakian.
Gunung Salak terkenal dengan reputasi mistisnya karena kaya akan sejarah dan insiden-insiden misterius yang belum terpecahkan hingga saat ini.
Sebagai contoh, beberapa pendaki telah hilang atau bahkan meninggal dunia, kejadian yang sudah beberapa kali terjadi di gunung ini.
Tidak jarang, para pendaki mengalami pengalaman-pengalaman mistis selama perjalanan mendaki Gunung Salak, seperti melihat sosok nenek-nenek berusia 80 tahun yang tinggal di sisi tebing.
Gunung Salak memiliki legenda-legenda tersendiri, di mana penduduk sekitar percaya bahwa terdapat pusat kerajaan gaib di Punvak Manik Gunung Salak.
Puncak Manik dianggap sebagai tempat suci yang harus dijaga dari aktivitas manusia.
Masyarakat yang tinggal di lereng Gunung Salak juga mempercayai adanya makhluk gaib yang merupakan perwujudan dari Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi, seorang raja yang terkenal dalam sejarah.
Gunung Salak juga dikenal dengan serangkaian kecelakaan pesawat yang pernah terjadi di sana.
Salah satu kejadian yang masih diingat oleh masyarakat adalah tragedi jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 yang menjadi viral pada tahun 2012.
Akibat serangkaian kecelakaan pesawat di daerah tersebut, warga atau pendaki sering kali mendengar suara jeritan wanita meminta tolong di lokasi jatuhnya pesawat-pesawat tersebut.
Dalam industri penerbangan, daerah sekitar Gunung Salak sebenarnya dilarang untuk dilewati.
Kabut sering muncul secara tiba-tiba dapat menyebabkan turbulensi, membuat pesawat tidak stabil, dan akhirnya menjadi penyebab utama kecelakaan di Gunung Salak.
Sselain kisah mistisnya, Gunung Salak juga dikenal dengan aturan-aturan yang harus diikuti dengan ketat.
Salah satunya adalah larangan memetik bunga anggrek di wilayah Gunung Salak tanpa izin.
Selanjutnya, menyebutkan buah salak juga dianggap sebagai salah satu pantangan yang harus dihindari saat mendaki Gunung Salak.
Hal ini disebabkan karena diyakini bahwa nama buah salak memiliki makna yang berlawanan dengan nama Gunung Salak sebenarnya.
Menurut cerita, kata “salak” berasal dari bahasa Sansekerta “salaka” yang berarti perak.
Oleh karena itu, Gunung Salak sebenarnya memiliki arti “Gunung Perak”.
Editor : Meitika Candra Lantiva