Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Yuk Simak! Ini Dia 3 Mitos yang Masih Dipercaya oleh Masyarakat Jogja.

Angela Maria Bria Resi • Sabtu, 30 Maret 2024 | 04:25 WIB
Ilustrasi andong misterius, salah satu mitos yang masih kental dipercaya oleh masyarakat Jogja.
Ilustrasi andong misterius, salah satu mitos yang masih kental dipercaya oleh masyarakat Jogja.

RADAR JOGJA - Jogja bisa dibilang magnet wisata di Pulau Jawa dengan semua pesona yang dimilikinya.

Kekayaan budaya, peninggalan tradisi dan bentang alamnya nan menawan selalu menarik untuk dieksplorasi.

Meski sudah berkali-kali kembali ke Jogja, kota ini masih saja memberikan kejutan-kejutan yang tak ada habisnya.

Atmosfer penuh keakraban dan bersahabat pun menjadi candu bagi wisatawan untuk datang lagi dan lagi.

Nah pasti belum pada taukan sob ternyata di kota Jogja sendiri masyarakat nya masih mempercayai beberapa mitos di tempat ini. Yuk simak penjelasannya sob!

1. Memakai Batik Motif Garuda atau Gurda di Keraton

Motif batik larangan Keraton Jogja.
Motif batik larangan Keraton Jogja.

Keraton Jogjakarta merupakan salah satu destinasi wisata yang kerap didatangi banyak pengunjung.

Jika kamu tertarik ke sana, sebaiknya hindari mengenakan pakaian batik dengan motif garuda.

Mitos ini menyebutkan, wisatawan yang nekat melanggar pantangan itu bisa celaka atau kualat karena motif batik tersebut adalah busana khas Sri Sultan Hamengkubuwono.

2. Pasar Gaib Gunung Merapi

Ilustrasi pasar gaib Gunung Merapi yogyakarta.
Ilustrasi pasar gaib Gunung Merapi yogyakarta.

Untuk para pendaki gunung, mitos sering menjadi hal yang perlu untuk di perhatikan.

Terlebih mitos mengenai pasar gaib yang berada di gunung Merapi ini sudah tidak menjadi hal yang asing lagi.

Bertempat di pasar bubrah, yang lokasinya di puncak atau pos 4 pada pendakian gunung tersebut.

Tempat tersebut dipercaya sebagai lokasi di mana, makhluk tak kasat mata berkumpul untuk bertransaksi layaknya pasar di dunia nyata.

Meski tidak bisa melihat secara langsung bagaimana penampakan 'pasar' tersebut, banyak pendaki yang mengaku kerap mendengar suara bising di lokasi itu.

3. Mendengar Suara Andong

Ilustrasi andong.
Ilustrasi andong.

Mitos selanjutnya, yaitu mengenai pengunjung, jika mendengar derak roda Andong beserta derap kaki kuda di malam hari bisa menandakan bahwa para pendatang tersebut akan betah tinggal di Jogja.

Konon, Derak Andong dan Kuda tersebut milik Kanjeng Ratu Kidul sebagai sambutan selamat datang bagi para pendatang oleh Penguasa Pantai Selatan. 

Gimana sob? Apakah mitos tersebut pernah terjadi padamu?

Editor : Meitika Candra Lantiva
#mitos #Yogyakarta #atmosfer #masyarakat jogja #masih dipercaya