RADAR JOGJA - Jogja bisa dibilang magnet wisata di Pulau Jawa dengan semua pesona yang dimilikinya.
Kekayaan budaya, peninggalan tradisi dan bentang alamnya nan menawan selalu menarik untuk dieksplorasi.
Meski sudah berkali-kali kembali ke Jogja, kota ini masih saja memberikan kejutan-kejutan yang tak ada habisnya.
Atmosfer penuh keakraban dan bersahabat pun menjadi candu bagi wisatawan untuk datang lagi dan lagi.
Nah pasti belum pada taukan sob ternyata di kota Jogja sendiri masyarakat nya masih mempercayai beberapa mitos di tempat ini. Yuk simak penjelasannya sob!
1. Memakai Batik Motif Garuda atau Gurda di Keraton
Keraton Jogjakarta merupakan salah satu destinasi wisata yang kerap didatangi banyak pengunjung.
Jika kamu tertarik ke sana, sebaiknya hindari mengenakan pakaian batik dengan motif garuda.
Mitos ini menyebutkan, wisatawan yang nekat melanggar pantangan itu bisa celaka atau kualat karena motif batik tersebut adalah busana khas Sri Sultan Hamengkubuwono.
2. Pasar Gaib Gunung Merapi
Untuk para pendaki gunung, mitos sering menjadi hal yang perlu untuk di perhatikan.
Terlebih mitos mengenai pasar gaib yang berada di gunung Merapi ini sudah tidak menjadi hal yang asing lagi.
Bertempat di pasar bubrah, yang lokasinya di puncak atau pos 4 pada pendakian gunung tersebut.
Tempat tersebut dipercaya sebagai lokasi di mana, makhluk tak kasat mata berkumpul untuk bertransaksi layaknya pasar di dunia nyata.
Meski tidak bisa melihat secara langsung bagaimana penampakan 'pasar' tersebut, banyak pendaki yang mengaku kerap mendengar suara bising di lokasi itu.
3. Mendengar Suara Andong
Mitos selanjutnya, yaitu mengenai pengunjung, jika mendengar derak roda Andong beserta derap kaki kuda di malam hari bisa menandakan bahwa para pendatang tersebut akan betah tinggal di Jogja.
Konon, Derak Andong dan Kuda tersebut milik Kanjeng Ratu Kidul sebagai sambutan selamat datang bagi para pendatang oleh Penguasa Pantai Selatan.
Gimana sob? Apakah mitos tersebut pernah terjadi padamu?
Editor : Meitika Candra Lantiva