Bukan Pakai Cat, Seniman Ini Melukis di Kayu dengan Kaca Pembesar dan Sinar Matahari

Perawati • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 14:18 WIB
Seniman Dhony Riz memanfaatkan bantuan kaca pembesar dan sinar matahari untuk melukis di atas papan kayu. (foto: tangkapan layar video)
Seniman Dhony Riz memanfaatkan bantuan kaca pembesar dan sinar matahari untuk melukis di atas papan kayu. (foto: tangkapan layar video)

Melukis biasanya identik dengan kuas, cat, dan berbagai perlengkapan seni lainnya. Namun, seniman Dhony Riz justru memilih metode yang jauh berbeda.

Ia memanfaatkan kaca pembesar dan sinar matahari untuk menghasilkan karya seni di atas permukaan kayu. Teknik tersebut membuat proses melukis terlihat unik sekaligus membutuhkan tingkat ketelitian tinggi.

Alih-alih menggoreskan cat, Dhony menggunakan kaca pembesar untuk memusatkan cahaya matahari pada titik tertentu di permukaan kayu. Panas yang dihasilkan kemudian membakar permukaan kayu dan meninggalkan garis-garis yang membentuk gambar.

Teknik tersebut dikenal sebagai solar pyrography. Prinsipnya memanfaatkan energi panas dari sinar matahari yang dikonsentrasikan melalui lensa untuk menghasilkan efek bakar pada kayu.

Setiap garis harus dibuat dengan perhitungan dan ketelitian. Intensitas panas yang dihasilkan serta posisi kaca pembesar dapat memengaruhi kedalaman dan warna bekas bakaran pada kayu.

Baca Juga: Mantan Ketua Manchester City David Berstein Ungkap Klub Harus Diusir dari Liga Inggris

Karena itu, proses tersebut membutuhkan kesabaran ekstra. Sedikit saja perubahan posisi dapat membuat hasil goresan berbeda dari rancangan yang telah dibuat.

Salah satu karya Dhony yang menarik perhatian adalah potret mendiang vokalis Linkin Park, Chester Bennington. Wajah sang musisi berhasil divisualisasikan melalui kombinasi garis dan gradasi warna alami hasil pembakaran kayu.

Karya tersebut kemudian memancing kekaguman pengguna media sosial. Banyak warganet menilai metode yang digunakan Dhony tidak hanya kreatif, tetapi juga membutuhkan kemampuan teknis yang tidak sederhana.

"Saya hanya bisa mengukir nama saya di kayu hanyut dengan cara ini, demi Tuhan ini sangat keren," tulis pengguna akun @deniz_alp97.

Komentar lain membandingkan teknik yang digunakan Dhony dengan alat pirografi modern yang biasanya digunakan untuk menghasilkan karya seni bakar pada kayu.

"Untuk mencapai efek seperti ini, sebenarnya ada juga alat pirografi yang jauh lebih praktis. Namun bagaimanapun juga, ini pekerjaan yang sangat keren," tulis akun @foris_morgan.03.

Penggunaan sinar matahari membuat karya Dhony memiliki karakter tersendiri. Selain menghasilkan gambar pada kayu, proses tersebut juga memperlihatkan bagaimana sumber energi alami dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari teknik berkesenian.

Baca Juga: Timnas MLBB Indonesia ke Semifinal ASEAN Games 2026 setelah Taklukkan Filipina

Dhony sendiri tidak hanya berkarya menggunakan metode solar pyrography. Ia juga aktif menghasilkan karya dengan media lain, mulai dari lukisan di atas kanvas hingga desain untuk sablon kaus.

Eksperimen tersebut menunjukkan bahwa kreativitas dalam berkesenian tidak selalu bergantung pada peralatan konvensional. Dengan teknik yang tepat, bahkan cahaya matahari dapat dimanfaatkan untuk meninggalkan jejak artistik di atas sebidang kayu.

 

Editor : Bahana.
Dhony Riz solar pyrography seni kayu Chester Bennington seniman unik