RADAR JOGJA - Cara mencari pasangan ternyata tidak selalu harus dimulai dengan percakapan panjang.
Di pedalaman Afrika, mencari pasangan cukup dilakukan dengan cara unik menggunakan gerakan tubuh layaknya tarian khas adat mereka.
Menenggadahkan kepala, dan mencodongakan bandannya dengan gerakan penuh enerjik.
Tarian ini ampuh menggaet wanita dan sudah menjadi tradisi unik cari jodoh di Afrika.
Tradisi ini terekam dalam video yang beredar luas di internet.
Baca Juga: Mantu Kiai di Sleman Disebut Ancam Korban Pemerkosaan Pakai Dalil Nikah Siri
Salah satunya dibagikan akun TikTok @fundikoba, memperlihatkan seorang pria berada di tengah kerumunan dan mencoba mendekati perempuan dengan menggunakan gerakan tertentu sebagai tanda ketertarikan.
Mereka dinyatakan berjodoh apabila sang perempuan mengikuti gerakan laki-laki.
Tradisi tersebut memiliki cara yang cukup sederhana.
Pria yang tertarik kepada seorang perempuan akan memberikan kode melalui gerakan.
Jika perempuan tersebut juga tertarik, ia dapat membalas dengan gerakan yang sama.
Baca Juga: Honda ADV 160 Ajak Bikers Jelajah ‘Dua Alam’ di Hidden Gem Bantul
Tidak ada proses berkenalan dengan kalimat basa-basi.
Ketertarikan justru disampaikan melalui gerakan yang sudah dipahami dalam tradisi tersebut.
Jika gerakan tersebut dibalas, itu tanda bahwa perempuan tersebut menerima pendekatan tersebut.
Namun jika tidak mendapat balasan, pria tersebut dianggap ditolak.
Hal ini membuat tradisi tersebut menarik perhatian warganet.
Di tengah kebiasaan anak muda yang kini sering memulai pendekatan lewat media sosial, aplikasi dating, atau sekadar membalas Instagram Story, cara tersebut terasa cukup berbeda.
Baca Juga: Prediksi Skor Andorra vs Malta di Nations League, Update Tim, Starting XI dan Hasil Akhir
Tradisi ini juga digambarkan seperti versi “match” secara langsung.
Sebelum ada aplikasi pencari jodoh yang mempertemukan dua orang melalui layar ponsel, proses memilih pasangan sudah dilakukan secara langsung melalui interaksi dan tanda-tanda tertentu.
Video tersebut kemudian mengundang berbagai reaksi dari pengguna media sosial.
Ada yang menganggap caranya unik karena tidak membutuhkan percakapan panjang.
Ada pula yang bercanda bahwa cara tersebut jauh lebih sederhana dibandingkan harus memikirkan kalimat pembuka ketika ingin mendekati seseorang.
Baca Juga: Trump dan Xi Jinping Dijadwalkan Bertemu, Perdagangan hingga Isu Taiwan Jadi Sorotan
Meski terlihat sederhana, tradisi tersebut menunjukkan bahwa setiap masyarakat memiliki cara masing-masing dalam mengekspresikan ketertarikan dan mencari pasangan.
Gerakan yang bagi orang luar terlihat biasa saja bisa memiliki makna tertentu bagi masyarakat yang menjalankannya.
Video ini pun menjadi menarik karena memperlihatkan bahwa cara mencari pasangan tidak selalu harus mengikuti pola modern seperti aplikasi dating atau media sosial.
Di tengah perkembangan teknologi, tradisi seperti ini masih menjadi bagian dari interaksi sosial yang menarik untuk dikenali.
Editor : Meitika Candra Lantiva