Mengupas Fakta Rumah Gurita Bandung: Dari Mitos Gereja Setan hingga Karya Seni Unik

Fibrian Putri Heragung • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 13:22 WIB
Mengupas Fakta Rumah Gurita Bandung: Dari Mitos Gereja Setan hingga Karya Seni Unik.
Mengupas Fakta Rumah Gurita Bandung: Dari Mitos Gereja Setan hingga Karya Seni Unik.

 RADAR JOGJA - Bagi masyarakat Kota Bandung maupun pencinta legenda urban, nama "Rumah Gurita" tentu sudah tidak asing lagi. Bangunan yang terletak di kawasan Sukadamai, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung ini telah lama menjadi buah bibir. Selama bertahun-tahun, rumah dengan patung gurita raksasa di atasnya ini diselimuti oleh berbagai kisah misteri dan rumor miring. Namun, apa sebenarnya fakta di balik bangunan ikonis ini?

Berawal dari Rumor dan Mitos Urban

Rumah Gurita mulai memicu rasa penasaran publik sejak awal tahun 2000-an. Desainnya yang tidak biasa terutama keberadaan patung gurita raksasa berwarna hitam dengan mata merah di bagian atap membuat orang-orang mulai berspekulasi.

Isu yang paling santer beredar adalah tudingan bahwa rumah tersebut digunakan sebagai tempat pemujaan sesat atau "gereja setan". Nomor rumah "666" yang sempat dikait-kaitkan oleh netizen di media sosial kian memperkeruh rumor mistis tersebut. Minimnya aktivitas yang terlihat dari luar rumah membuat masyarakat sekitar dan pengguna jalan sering berspekulasi tentang apa yang terjadi di dalamnya.

Fakta di Balik Patung Gurita

Baca Juga: Petugas Jogomaton Padamkan Arang Pedagang Sate di Malioboro yang Tetap Berjualan

Menepis semua cerita mistis yang beredar, pihak pemilik rumah, warga setempat, serta aparat kewilayahan telah berulang kali memberikan klarifikasi. Kenyataannya, Rumah Gurita bukanlah tempat ritual ataupun sekte terlarang.

Patung gurita raksasa di atap rumah tersebut murni merupakan elemen arsitektur dan bernilai seni tinggi. Pemilik rumah dikenal sebagai seorang pencinta seni yang menyukai desain unik dan nyentrik. Selain sebagai ornamen estetika, struktur patung gurita tersebut sebenarnya berfungsi fungsional sebagai wadah penutup tempat penampungan air (toren) di bagian atas rumah.

Bagian dalam rumah pun layaknya rumah tinggal atau tempat berkumpul keluarga pada umumnya, lengkap dengan fasilitas rumah tangga dan beberapa koleksi seni milik pemiliknya. Warga sekitar juga menegaskan bahwa pemilik rumah merupakan pribadi yang normal dan bersosialisasi dengan baik, tidak seperti gambaran menyeramkan yang beredar di internet.

Sempat Ramai Diberitakan Dijual

Baca Juga: Atmosfer Maguwoharjo Kembali Membara: 14 Ribu Tiket PSS vs Madura United Ludes dalam Dua Jam

Setelah bertahun-tahun menjadi legenda urban yang melegenda, Rumah Gurita kembali memicu perhatian publik beberapa waktu lalu ketika aset properti ini diketahui dipasarkan di platform jual-beli. Rumah mewah dengan arsitektur unik tersebut sempat ditawarkan dengan harga fantastis mencapai Rp 25 miliar.

Langkah penjualan ini semakin membuka mata publik bahwa bangunan tersebut merupakan properti privat bernilai komersial tinggi, sekaligus mematahkan narasi-narasi mistis yang pernah melekat padanya.

( FIBRIAN PUTRI HERAGUNG )
Sumber: Berbagi Sumber

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber
Rumah Gurita kawasan Sukadamai Kecamatan Sukajadi buah bibir kota bandung