Tak Banyak yang Tahu, Indonesia Punya Tiga Spesies Orangutan 

Melia Indah Puspitasari • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 15:35 WIB
Tiga spesies Orangutan asal Indonesia. (Pinterest)
Tiga spesies Orangutan asal Indonesia. (Pinterest)

 

RADAR JOGJA - Orangutan selama ini dikenal sebagai salah satu satwa ikonik Indonesia yang hidup di kawasan hutan tropis.

Namun, tak banyak yang mengetahui bahwa Indonesia menjadi habitat bagi tiga spesies orangutan yang berbeda.

Ketiga spesies orangutan ini antara lain Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus), Orangutan Sumatera Pongo Abelii dan Orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis). 

Setiap spesies orangutan yang ada di Indonesia ini mempunyai karakteristik dan wilayah persebaran yang berbeda-beda. 

Baca Juga: Mentan Amran: Presiden Perintahkan Kirim Pompa, 200 Unit Langsung Dikerahkan untuk Tangani Karhutla

1.Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus)


Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) mempunyai ciri fisik berambut panjang berwarna merah gelap kecoklatan.

Umumnya, rambut orangutan jenis Pongo pygmaeus ini cenderung bergradasi di bagian wajahnya berupa merah muda, merah, dan hitam.

Berat badannya berkisar antara 50 kg sampai 90 kg dengan tinggi 1,25 meter hingga 1,5 meter, sehingga sering dijuluki sebagai mamalia arboreal terbesar. 

Selain ukuran dan warna rambutnya, orangutan Kalimantan juga memiliki ciri khas yang membedakannya dari spesies orangutan lainnya, yakni jakun berukuran besar.

Baca Juga: Kondisi Membaik, Pelajar Korban Pengeroyokan di Pantai Sepanjang Kembali Bersekolah

Keberadaan jakun tersebut memiliki fungsi penting karena membantu orangutan menghasilkan suara dengan volume besar.

Suara tersebut kemudian digunakan untuk memanggil rombongan orangutan. 

2. Orangutan Sumatera (Pongo Abelii)

Berbeda dengan Orangutan Kalimantan, Orangutan Sumatera mempunyai kantung pipi yang lebih panjang untuk spesies jantan.

Tubuhnya mempunyai rentang ukuran 1,25 meter hingga 1,5 meter dengan berat mulai 30 kg sampai 50 kg.

Pada dasarnya, orangutan jenis ini mempunyai bulu berwarna coklat kemerahan.

Orangutan Sumatera cenderung lebih suka hidup berkelompok, terutama orangutan betina yang sering bersama dengan anaknya.

Baca Juga: Fenomena Matahari Tengah Malam di Norwegia, Keunikan Alam yang Menarik Wisatawan

3. Orangutan Tapanuli (Pongo Tapanuliensis)

Orangutan Tapanuli mempunyai ciri fisik berbulu tebal dan keriting dengan kumis dan jenggot yang terlihat menonjol.

Bantalan pipi orangutan spesies ini lebih datar dengan bulu-bulu halus berwarna pirang.

Tinggi orangutan jantan mencapai 137 cm dengan berat badan berkisar 70-90 kg sementara orangutan betina mempunyai tinggi 110 cm dengan berat 40-50 kg. 

Dalam kesehariannya, orangutan Tapanuli umumnya mengkonsumsi berbagai jenis buah, seperti mangga, durian, dan nangka.

Tidak hanya buah-buahan, satwa ini juga memakan pucuk daun, serangga, kulit pohon, hingga vertebrata kecil.

Baca Juga: Atik Sudarmi, Eks Kadispar DIY, Tukar Jabatan dengan E. Priswanto Kabiro Perekonomian-SDA Setprov

Salah satu keunikan orangutan Tapanuli terletak pada kebiasaan minumnya.

Air tidak hanya diperoleh dari buah yang dikonsumsi, tetapi juga dari lubang-lubang yang terdapat pada pohon. 

Keberadaan tiga spesies orangutan tersebut menjadi salah satu bukti kekayaan keanekaragaman hayati yang dimiliki Indonesia.

Ketiganya memiliki karakteristik, habitat, serta kebiasaan yang berbeda, sehingga menjadi bagian penting dari kekayaan satwa Indonesia yang perlu dijaga dan dilestarikan. 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
Tiga Spesies Orangutan di Indonesia Spesies Orangutan satwa ikonik Indonesia orangutan Indonesia