RADAR JOGJA - Banyuwangi merupakan kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Jawa.
Daerah ini dikenal memiliki kekayaan alam, budaya, dan tradisi yang masih terjaga hingga sekarang.
Di balik pesona wisatanya, Banyuwangi juga sering dikaitkan dengan cerita mistis hingga mendapat julukan sebagai “kota santet”.
Julukan tersebut sudah lama melekat di masyarakat dan kerap menjadi pembahasan, baik di media maupun dalam cerita dari mulut ke mulut.
Baca Juga: Dispertapa Kulon Progo Imbau Petani Efisiensi Penggunaan Pupuk
Meski begitu, Banyuwangi tidak hanya dikenal karena kisah mistisnya.
Ada banyak fakta menarik yang membuat daerah ini layak untuk dikunjungi dan dipelajari.
- Julukan “Kota Santet” Berasal dari Cerita yang Berkembang di Masyarakat
Sebutan Banyuwangi sebagai kota santet berasal dari berbagai cerita rakyat yang telah berkembang selama puluhan tahun.
Kepercayaan terhadap hal-hal mistis masih menjadi bagian dari budaya di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Banyuwangi.
Namun, hingga saat ini tidak ada bukti ilmiah yang dapat membenarkan anggapan bahwa Banyuwangi merupakan pusat praktik santet.
Baca Juga: Turun Jabatan, Ansyari Lubis Kembali Jadi Asisten Pelatih untuk Musim 2026/2027
Julukan tersebut lebih banyak dipengaruhi oleh cerita turun-temurun dan persepsi masyarakat.
2, Pernah Terjadi Tragedi pada Tahun 1998
Nama Banyuwangi semakin dikenal setelah terjadinya tragedi pembunuhan terhadap orang-orang yang dituduh sebagai dukun santet pada tahun 1998.
Peristiwa tersebut menjadi salah satu catatan kelam dalam sejarah Indonesia dan dipicu oleh berbagai faktor sosial serta keamanan saat itu.
Karena sering diberitakan oleh media, banyak orang kemudian mengaitkan Banyuwangi dengan praktik ilmu hitam.
Padahal, peristiwa tersebut merupakan konflik sosial yang tidak bisa dijadikan bukti bahwa santet benar-benar menjadi identitas daerah tersebut.
Baca Juga: Turun Jabatan, Ansyari Lubis Kembali Jadi Asisten Pelatih untuk Musim 2026/2027
3. Memiliki Budaya Suku Osing yang Masih Dilestarikan
Di balik cerita mistis yang berkembang, Banyuwangi memiliki budaya lokal yang sangat kaya.
Suku Osing sebagai penduduk asli Banyuwangi masih mempertahankan berbagai tradisi, mulai dari bahasa, tarian, musik, hingga upacara adat.
Salah satu kesenian yang cukup dikenal adalah Tari Gandrung yang menjadi simbol penyambutan tamu dan identitas budaya masyarakat Banyuwangi.
4, Dikenal dengan Keindahan Alamnya
Banyuwangi memiliki banyak destinasi wisata yang menarik wisatawan dari dalam maupun luar negeri.
Salah satu yang paling terkenal adalah Kawah Ijen yang memiliki fenomena api biru atau blue fire yang hanya dapat ditemukan di beberapa tempat di dunia.
Selain itu, terdapat Pantai Pulau Merah, Taman Nasional Alas Purwo, Pantai Boom, serta De Djawatan yang menawarkan pemandangan alam yang tidak kalah menarik.
Baca Juga: Prediksi Skor Norwegia vs Prancis Piala Dunia 2026, Adu Tajam Erling Haalan vs Kylian Mbappe
5. Menjadi Tuan Rumah Berbagai Festival Budaya
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi secara rutin menggelar berbagai festival budaya dan pariwisata setiap tahunnya.
Kegiatan tersebut menjadi upaya untuk memperkenalkan budaya lokal sekaligus meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.
Festival-festival tersebut menampilkan kesenian tradisional, kuliner khas, hingga berbagai pertunjukan budaya yang melibatkan masyarakat setempat.
6. Banyuwangi Kini Lebih Dikenal Sebagai Kota Wisata
Seiring berkembangnya sektor pariwisata, citra Banyuwangi perlahan berubah.
Saat ini, daerah tersebut lebih dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Timur dengan berbagai pilihan wisata alam, budaya, dan kuliner.
Meskipun cerita mengenai santet masih sering dibahas, sebagian besar masyarakat Banyuwangi menjalani kehidupan sehari-hari seperti daerah lain pada umumnya.
Aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pariwisata menjadi wajah utama Banyuwangi saat ini.
Baca Juga: Prediksi Skor Norwegia vs Prancis Piala Dunia 2026, Adu Tajam Erling Haalan vs Kylian Mbappe
Julukan Banyuwangi sebagai kota santet merupakan bagian dari cerita yang berkembang di masyarakat dan diperkuat oleh peristiwa sejarah pada akhir 1990-an.
Namun, Banyuwangi memiliki jauh lebih banyak hal menarik untuk dikenal, mulai dari budaya Suku Osing, keindahan alam, hingga berbagai festival yang menjadi daya tarik wisata.
Oleh karena itu, penting untuk melihat Banyuwangi secara lebih utuh dan tidak hanya melalui cerita mistis yang telah lama beredar.
Editor : Meitika Candra Lantiva